Minggu, 29 September 2013

MODEL RAPOR SMP DI KURIKULUM 2013



RAPOR SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Capaian
No
Mapel
Pengetahuan
Keterampilan
Sikap Sosial dan Spiritual
Dalam Mapel
Antarmapel
Kelompok A
1
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
(Nama guru)
1 – 4 (kelipatan 0,33)
1 – 4 (kelipatan 0,33)
SB, B, C, K 
(diisi oleh Guru)

Disimpulkan secara utuh dari sikap peserta didik dalam Mapel (Deskripsi Koherensi)
(diisi oleh Wali Kelas didahului diskusi dengan semua guru)
2
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (Nama guru)



3
Bahasa Indonesia (Nama guru)



4
Matematika (Nama guru)



5
Ilmu Pengetahuan Alam(Nama guru)



6
Ilmu Pengetahuan Sosial (Nama guru)



7
Bahasa Inggris (Nama guru)



Kelompok B
1
Seni Budaya (Nama guru)



2
Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan (Nama guru)



3
Prakarya (Nama guru)




Catatan:
SB : Sangat Baik                 B : Baik                                  C: Cukup                              K: Kurang






Deskripsi
No.
Mapel
Kompetensi
Catatan
Kelompok A


1
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
Pengetahuan

Keterampilan

Sikap sosial dan spiritual

2
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Pengetahuan

Keterampilan

Sikap sosial dan spiritual

3
Bahasa Indonesia
Pengetahuan

Keterampilan

Sikap sosial dan spiritual

4
Matematika
Pengetahuan
Aljabarnya lemah, perlu ditingkatkan dalam hal …
Keterampilan

Sikap sosial dan spiritual

5
Ilmu Pengetahuan Alam
Pengetahuan

Keterampilan

Sikap sosial dan spiritual

6
Ilmu Pengetahuan Sosial
Pengetahuan

Keterampilan

Sikap sosial dan spiritual

7
Bahasa Inggris
Pengetahuan

Keterampilan

Sikap sosial dan spiritual

Kelompok B
1
Seni Budaya
Pengetahuan

Keterampilan

Sikap sosial dan spiritual

2
Pendidikan Jasmani, Olahj Raga, dan Kesehatan
Pengetahuan

Keterampilan

Sikap sosial dan spiritual

3
Prakarya
Pengetahuan

Keterampilan

Sikap sosial dan spiritual



Catatan:
1.      Untuk mata pelajaran yang belum tuntas pada semester berjalan, dituntaskan melalui  pembelajaran remedi sebelum memasuki semester berikutnya.
2.      Dinyatakan tidak naik kelas bila terdapat 3 mata pelajaran atau lebih, pada  kompetensi  pengetahuan, keterampilan,dan/atau sikap belum tuntas/belum baik.









OLEH OLEH SOSIALISASI KURIKULUM 2013 (1)

Di bawah ini beberapa file yang dapat pembaca peroleh dengan mengklik linknya. Semua itu berhubungan dengan kurikulum terbaru kita yaitu kurikulum 2013. Semoga bermanfaat bagi pembaca dan saya dapat pahalanya saja. Amin
5. SOP

PENGUMUMAN PEMENANG LPIR 2013

Medali Perak dan Uang Pembinaan bagi Pemenang
      Minggu, 29 September 2013 tibalah saatnya yang dinanti - nanti oleh seluruh finalis dan pendamping serta guru pembimbing. Acara penganugerahan juara dan pemberian medali ; emas, perak dan perungggu kepada para juara LPIR. Kami sudah tiba di aula jam 09.00 WITA, bayangan kami kami terlambat, tetapi ternyata acara belum dimulai sama sekali. Nampak masih banyak orang yang mempersiapkan peralatan gamelan untuk pembukaan, walaupun para finalis sudah kumpul semua. Semua kursi telah terisi penuh tinggal menunggu kursi tamu undangan, juri dan direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Bp. Didik Suhardi Ph.D karena beliaulah yang kan menutup acara tersebut.
Penulis bersama Erlin dan Indah; wakil Yogya yg menang
        Jantung semakin berdegup kencang, kami terus menunggu dan menunggu. Jam telah menunjukkan jam 10.00 WITA lebih. Masih sabar...kemudian terdengan presenter membuka suara tanda acara segera dimulai. Dan benar saja acara telah dibuka dengan tarian dari siswa SMP di Bali. Katanya tarian inilah yang tahun ini memenangkan FLSN tingkat nasional . Tapi memang tariannya bagus; lucu, lincah dan kompak. Kemudian acara laporan ketua penitia, diteruskan kesan - kesan juri dan terakhir sambutan serta penutuan acara LPIR 2013 oleh bapak Direktur. Semua berjalan lancar dan santai sehingga menghibur semua hadirin.
Pemenang medali Perak foto bersama
     Tibalah acara puncaknya yaitu pengumuman pemenang LPIR 2013, dari 3 wakil Yogyakarta, 2 siswa meraih medali perak dari bidang IPS dan IPA. Untuk bidang IPS, Indah Listya Utami (siswa kelas 9 di SMPN 2 Bambanglipuro) memperoleh medali perak, uang pembinaan sebesar 5 juta dan beasiswa. Sedangkan bidang IPA, Erlin Nawang Kusumaratih  (siswa kelas 9 di SMPN 8 Yogyakarta) juga mendapat hadiah yang sama. Kemudian satu wakil lagi dari Yogyakarta, Gupita (siswa kelas 8 di SMP Muh 2 Yogyakarta) belum berhasil meraih medali, mungkin tahun depan. Semoga. Untuk penulis sendiri dari awal sudah menargetkan meraih medali perak dan ternyata hal itu menjadi kenyataan. Karena penulis yakin mengenai hasil penelitian dan presentasi Indah cukup meyakinkan. Semoga kemenangan ini menjadi tradisi di tahun - tahun yang akan datang. Amin

Sabtu, 28 September 2013

WISATA EDUKASI (Lanjutan LPIR 2013)

      Sabtu, 28 September 2013 para finalis dan guru pendamping provinsi diajak untuk melihat - lihat keindahan pulau Bali ; Tanah Lot, Pantai Kuta dan GWK (Garuda Wisnu Kencana) seharian. Destinasi terakhir mereka menuju GWK, karena sudah malam mereka tidak terlalu banyak dapat melihat keindahan GWK. Tetapi disinilah mereka diajak untuk makam malam sambil melihat GWK di waktu malam. Agaknya sudah terlalu malam mereka sampai di New Kuta Hotel.

Jumat, 27 September 2013

HARI KE 5 LPIR 2013

      Hari Jum'at, 27 September 2013 wakil terakhir Yogyakarta unjuk gigi presentasi. Kalo 2 wakil Yogyakarta yang lain mewakili bidang IPS dan Kemanusiaan, maka wakil yang satu ini mewakili bidang IPA. Wakil Yogyakarta ini, Erlin Kusumaratih, dari SMPN 8 Yogyakarta, akan mempresentasikan tentang Flowerina yaitu pupuk yang dihasilkan dari limbah PG Madukismo yang dapat menyuburkan tanaman, salah satunya Adenium. Limbah PG Madukismo ini sebenarnya terdiri dari beberapa jenis buang/limbah, jadi masih menjadi PR bagi Erlin untuk mengetahui limbah apakah yang ia dapatkan tersebut.

 Erlin harus membawa sampel untuk membuktikan keakuratan hasil karena dia melakukan percobaan maka ia membawa jenis  pupuk dan tanaman hias, Adenium yang telah ia beri pupuk buatannya. Ada 2 jenis pupuk yang dibuat yaitu cair dan padat tetapi pada saat itu pupuk yang cair tidak bisa ditunjukkan karena terkendali tidak bisa masuk ke bandara. Pada akhirnya ia menunjukkan pupuk padat dan 4 buah pot tanaman Adenium  yaitu tanaman yang telah diberikan treatment pada percobaan A, B, D dan E. Semoga hasilnya juga maksimal sehingga semua wakil Yogyakarta pulang dengan kemenangan bukan dengan tangan kosong. Semangat terus perlu kita galakan untuk kaderisasi para peneliti muda yang potensial, semangat dan kejujuran yang selalu dijunjung tinggi.

HARI KE 4 LPIR 2013

      Hari Kamis, 27 September, satu lagi wakil Yogyakarta, Gupita dari SMP Muh 2 Yogyakarta tampil untuk presentasi. Pada hari itu Tita, panggilan akrab Gupita maju pertama kali, walaupun nomor undian dia mendapat no.26 tetapi dia mendapat giliran pertama pada hari itu. Wakil Yogyakarta ini mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul " Dampak sosial kasus penembakan preman di LP Cebongan".
Dari segi narasumber dan bahan - bahan nampaknya Tita tidak kesulitan karena ayahnya seorang wartawan dimana tentu saja seorang wartawan mempunyai koneksi/jariangan yang luas dari orang bawah sampai orang atas. Nah sekarang tinggal bagaimana seorang Tita berhasil mengemas hasil penelitian menjadi sesuatu yang menarik dan bermanfaat. Penulis merasa bahwa para peneliti remaja ini perlu terus dibina dan dikembangkan sehingga mereka merasa senang dan dihargai. Dengan modal senang itulah maka mereka akan terus berinovasi dan meneliti serta peduli dengan lingkunganya. Pada akhirnya penelitian - penelitian mereka akan berguna bagi mereka sendiri dan juga masyarakat. Tahun ini peserta dariYogyakarta memang yang lolos sebagai finalis hanya 3 siswa tetapi jika mereka berusaha dengan keras dan berdoa, insyaalloh hasilnya akan maksimal. Dari niat baik inilah, mari kita sebagai guru terus memotivasi peserta didik untuk tidak alergi atau takut berpikir analitik terhadap permasalahan yang ada di sekitar kita. Jadilah seorang guru yang dapat menjadi contoh, menjadi inspirator, motivator dan provokator kebaikan dan pengalaman berharga seperti pergi ke Bali untuk tujuan LPIR. Siapa tau tahun depan kita bisa masuk sebagai finalis lagi dan kegiatan LPIR diadakan di luar jawa seperti di Lombok atau di kalimantan. Bukankah kita tidak mudah untuk dapat bepergian ke luar Jawa dengan akomodasi dan makan gratis di tanggung oleh orang lain/instansi. Ini kesempatan, ini kompetisi dan ini adalah aksi. Mari beraksi dan unjuk gigi.

HARI KE 3 LPIR 2013

Saat Indah Presentasi dihadapan Dewan Juri
Kamis, 26 September 2013 salah satu wakil Yogyakarta, Indah Listya Utami, maju untuk presentasi penelitiannya yang berjudul " Posdaya Pusaka Wahyu Teratai sebagai upaya meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani lansia di pedukuhan Preggan" di hadapan 3 juri (Praktisi dan Dosen). Sudah banyak latihan yang dilakukan dan revisi perbaikan power point, tinggal ketenangan Indah dalam menyampaikan hasil penelitian di hadapan dewan juri. Harapannya Indah tetap tenang, terkendali dan fokus sehingga hasilnya bisa maksimal karena ini adalah kompetisi tingkat nasional.
Apalagi bagi Indah ini adalah pengalaman pertama mengikuti LPIR dan presentasi di hadapan pakar - pakar di bidangnya. Semoga hasilnya maksimal sebab usaha, doa dan semangat terus kita curahkan untuk hasil yang maksimal paling tidak membawa pulang medali perak demi DIY, demi Kab Bantul dan demi SMPN 2 Bambanglipuro

HARI KE 2 LOMBA LPIR 2013

Acara Pembukaan LPIR
Hari Rabu, 25 September 2013, para finalis LPIR 2013 seluruh Indonesia kecuali 3 provinsi yang tidak ada wakilnya, mengikuti workshop yang bertujuan memberikan pembinaan terhadap para peneliti remaja. Dari beberapa pembinaan yang diberikan, ada juga pembahasan tentang HAKI (Hak Atas Kekeyaaan Ilmiah). Artinya para finalis atau peneliti remaja tidak boleh mengklaim atau plagiat terhadap karya orang lain sebab orisinalitas diperlukan dan wajib hukumnya. Hari pertama, acara dibuka dengan persembahan tari Bali yang ditampilkan dengan apik oleh siswa SMP di Bali. Setelah itu, pembukaan Acara LPIR oleh bapak Direktur Pembinaan SMP, Didik Suhardi, Ph.D. Beliau menyampikan bahwa jumlah naskah yang masuk sebanyak 1.109 yang terbagi dalam 3 kategori lomba ; Bidang IPA, Bidang IPS dan Kemanusiaan dan Bidang Teknologi dan Rekayasa. Dari jumlah naskah yang masuk terseleksi naskah sebanyak 118 naskah yang terbagi dalam tiga bidang lomba; Bidang IPA (45 naskah), Bidang IPS dan Kemanusiaan (40 naskah) dan Bidang Teknologi dan Rekayasa (33 naskah). Dan menurut beliau dari tahun ke tahun peserta LPIR selalu meningkat.

Inilah 3 wakil Yogyakarta
Disamping itu bagi finalis remaja yang menemukan sebuah ide atau inovasi maka hal tersebut bisa dipatenkan sehingga tidak akan diklaim atau menjadi permasalahan dikemudian hari. Ini penting karena bisa mengajarkan para peneliti remaja untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran, keaslian dan kreatifitas. Ilmu yang luar biasa dan perlu diingat selalu bahwa kita harus selalu menghargai karya orang lain. Dan yang terpenting adalah Juara bukan satu-satunya tujuan tetapi belajar untuk lebih baik dan maju dalam hal penelitian dimana pada akhirnya Indonesia akan memiliki peneliti - peneliti yang baik dan berintegritas. Selamat Berlomba dan jadilah peneliti yang terbaik.

Selasa, 24 September 2013

LOMBA LPIR DI BALI 2013

Selasa, 24 September 2013 kami tiba di New Kuta Hotel jam 10.00 pagi. Memang benar Hotel bagus, luas dan sepertinya nyaman tetapi itu bukan untuk kami, para guru pendamping namun cuma untuk peserta Lomba LPIR dan pendamping dari provinsi yang ditunjuk. Kami harus mencari akomodasi dan makan sendiri padahal hotel tersebut jauh dari keramaian kota.
Akhirnya kami berdua dengan Bp. Eko Harianto dari SMP Muh 2 Yogya mencari sebuah kamar seperti kos-kosan yang tarifnya terjangkau bagi kami. Sebab kami berdua biaya mandiri artinya tidak ada dana dari Kemdikbud. Bayangkan saja betapa mahalnya tarif hotel tersebut. Untuk satu malam tarif yang paling murah $90 USD kalo dikurs yang kurang lebih 900.000,-per malam, belum makannya. Wah..bisa2 habis 10 juta. Denger-denger untuk nasi putih saja harganya sampai 25 ribu. Wah..wah bisa miskin mendadak. Untung kami dapat sewa kamar di luar lingkungan hotel tersebut dan kayaknya nyaman.
Tiba di Bandara Ngurah Rai
Kami datang pagi jam 06.30 di bandara, kemudian check in jam 07.00 dan berangkat jam 07.50 menggunakan pesawat Garuda. Sampai Bandara Ngurah Rai jam 10.00 kemudian naik taksi berenam (3 peserta dan 3 pendamping) menuju New Kuta Hotel. Dan check in lagi. Hari ini agendanya adalah pembukaan dan besok pagi baru pembinaan. Sementara pada hari kamis baru dimulai presentasi peserta. Ada kurang lebih 40 peserta LPIR bidang IPS dan Kemanusiaan yang masuk final, untuk penghargaan telah disediakan 3 medali emas, 5 medali perak dan 7 medali perunggu. Semoga kita dapat membawa pulang salah satunya karena ada 3 wakil dari DIY dam kamilah satu-satunya wakil dari kabupaten Bantul.

Sabtu, 14 September 2013

Administrasi Guru Terbaru

Bagi para guru yang ingin mendapatkan Silabus Bahasa Inggris yang berkarakter khususnya kelas 9 dapat mendownload dengan cara mengklik link berikut :
1. Sillabus, Pemetaan Kompetensi dan RPP Sem 1 kelas 9
2. Silabus, Pemetaan Kompetensi dan RPP Sem 2

Kamis, 06 Juni 2013

PENGUMUMAN UJIAN NASIONAL 2013

Tanggal 1 Juni 2013 adalah hari pengumuman hasil Ujian Nasional. Seperti sekolah - sekolah yang lain, SMPN 2 Bambanglipuro juga mengumumkan hasil UN dengan mengundang para orang tua/wali siswa ke sekolah. Yang agak berbeda dengan sekolah lain adalah bahwa kita menyuruh para siswa untuk bakti sosial dengan membagikan sembako yang mereka bawa. Sekolah hanya menfasilitasi dengan membuatkan kantong/tas untuk membawa sodaqoh mereka. Tas tasyakuran mereka bawa ke tempat - tempat tujuan yaitu para orang yang miskin. Ada beberapa siswa yang disarankan untuk tidak ikut membagikan sodaqoh tersebut karena mereka akan menerima trophy dan bingkisan. Pada hari itu, kita akan mengumumkan juga 5 nilai rata-rata Ujian Nasional tertinggi dan 21 siswa yang mendapatkan nilai 10 untuk mata pelajaran Matematika. Rata-rata nilai Ujian Nasional SMPN 2 Bambanglipuro adalah 31.19. Sedangkan untuk rangking sekolah, SMPN 2 Bambanglipuro masih menempati rangking 7 se-kabupaten Bantul, persis seperti tahun kemaren, hanya memang ada peningkatan nilai untuk bahasa Inggris walaupun dari segi materi soal lebih sulit tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu. Sayangnya ada penurunan untuk nilai IPA dibandingkan tahun lalu dan tidak ada satupun yang mendapat nilai 10 untuk mata pelajaran selain Matematika. Untuk 5 nilai Ujian Nasional tertinggi sebagai berikut :
1. Terbaik I Azhar Indartanto dengan nilai 37.30,
2. Terbaik II Anis Juang dengan nilai 37.15,
3. Terbaik III Indah Septyasani dengan nilai 36.95,
4. Terbaik IV Sefina memperoleh nilai 36.95 dan
5. Terbaik V Kezia dengan nilai rata-rata UN 36.65.
Mereka berlima mendapatkan Trophy dan sejumlah uang untuk penghargaan terhadap hasil jerih payah mereka. Memang ada dua siswa yang mendapatkan nilai yang sama, tetapi setelah diurutkan dan dibandingkan berdasarkan nilai tertinggi untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, maka Indah Septyasanilah yang berhak memperoleh gelar Terbaik III. Apapun itu, semoga saja prestasi mereka dapat terus ditingkatkan dan bisa memotivasi teman-teman maupun para adik kelas mereka. Semoga

Senin, 03 Juni 2013

THE BEST STORY TELLER


Melanjutkan cerita yang kemaren tentang Ujian Praktek, pada halaman ini akan kita lihat tentang penampilan dari Indah Septyasani. Dia sangat bagus dalam menampilkan sebuah pertunjukkan, khususnya sebuah cerita (Story telling) tentang Finding Nemo. Namun yang disayangkan adalah kendali pada teknis mike yang digunakan, sekolah belum mempunyai mike yang wireless. Dimana mike seperti itu dapat digunakan seseorang tanpa memegang dan bebas bergerak kemanapun dia suka. Tetapi apapun kendalanya hal itu tidak mengurangi kepiawaian Indah dalam menyampaikan cerita maupun message. Dia cukup berbakat, sayangnya kita mengetahui setelah dia kelas 9 sehingga tidak mungkin lagi mengikutkan dia dalam lomba Story Telling. Padahal kalo dia diikutkan saya yakin dia dapat meraih juara dalam Lomba Story Telling tersebut. Ga percaya? please check this video out!


UJIAN PRAKTEK BAHASA INGGRIS 2013

     Sebagai upaya untuk mengapresiasi kemampuan peserta didik, khususnya bahasa Inggris, perlu dilakukan sebuah inovasi termasuk dalam Ujian Praktek Bahasa Inggris tahun 2013. Untuk Ujian Praktek Bahasa Inggris, saya mempersilahkan setiap peserta didik untuk tampil di depan umum, tepatnya di Pendopo. Mereka mempersiapkan sebuah sajian yang telah mereka latih di rumah dan dengan demikian mereka akan ditonton oleh banyak orang, termasuk adik-adik kelas. Oleh karena itu ketegangan akan tercipta dan semakin meninggi. Setelah semua peserta didik kelas IX yang berjumlah 141 siswa praktek mempersembahkan 3 jenis pilihan perfomances. Mereka dapat memilih 3 macam perfomances ; Sing English song, Perform Procedure Text dan Story telling. Setelah mereka perform satu-persatu dan kebanyakan mereka menampilkan Procedure text yaitu cara membuat Jus dan Sing English Song. Sebagai puncak acara, saya memberikan mereka trophy untuk The best performer of Procedure Text, The best Story teller dan The best singer. Dan berikut adalah penampilan Anisa Falahatul Qodar sebagai The best Singer dalam Ujian Praktek Bahasa Inggris di SMPN 2 Bambanglipuro tahun pelajaran 2012 - 2013.

Sabtu, 01 Juni 2013

LOMBA MENGGAMBAR UNTUK SD



Dalam rangka mengembangkan minat, bakat dan kreatifitas siswa SD, SMPN 2 Bambangliuro akan mengadakan Lomba Menggambar bagi siswa SD kelas IV, V dan VI pada hari Sabtu, 18 Mei 2013. Kegiatan ini juga berbarengan dengan agenda sekolah dalam mengadakan Bazar SMA &SMK yang ada di Bantul dan Yogyakarta. Hadiah untuk Lomba ini cukup menggiurkan; Juara I mendapat uang pembinaan sebesar Rp. 500.000,-,Trophy dan Sertifikat, Juara II memperoleh uang pembinaan sebesar Rp. 300.000,-, Trophy dan Sertifikat dan Juara III memperoleh uang pembinaan sebesar Rp. 200.000, Trophy dan Sertifikat. Untuk kontribusi pendaftaran cuma Rp. 5.000,- Mungkin karena biaya pendaftaran yang cuma Rp.5.000,- saja maka peserta Lomba Menggambar SD ternyata cukup banyak yaitu 155 peserta. Para peserta kebanyakan berasal dari Bantul tetapi ada juga dari Yogyakarta. Setelah selesai Lomba, hasil karya peserta di pajang di sepanjang teras ruang kelas agar dapat dinikmati para pengunjung maupun para peserta itu sendiri.

BAZAR SMA & SMK

       Untuk menjembatani peserta didik dalam mencari sekolah lanjutan, SMPN 2 Bambanglipuro berinisiatif untuk mendatangkan langsung SMA & SMK di Bantul dan Yogyakarta ke sekolah. Harapannya peserta didik dapat dengan mudah memilih dan memilah sekolah-sekolah yang telah datang ke SMP. Ada 15 SMA & SMK di Bantul yang datang dan ada 2 SMK di Yogyakarta yang telah datang yaitu SMKN 3 Yogyakarta (STM 2 Jetis) dan SMK 'Indonesia' Yogyakarta (SMF). Ini merupakan terobosan baru bagi SMPN 2 Bambanglipuro dapat mendatangkan SMA & SMK yang cukup banyak. SMA & SMK tersebut kita fasilitasi dengan menyediakan ruang kelas sebagai tempat stand, kursi-meja dan listrik.    
      Karena peserta lebih dari 15 maka kita mencari alternatif yang laen yaitu memanfaatkan ruang Lab Multi Media dan tanah lapang. Alhamdulillah mereka dapat menerima penawaran tersebut. Untuk yang di tanah lapang, penyewa stand membawa sendiri tenda dari sekolah. Untuk biaya sewapun sangatlah murah, para peserta bazaar 'hanya' memberikan infak sukarela, tidak ada batasan nominal. Dan ternyata hasil dari infak tersebut bermacam-macam, ada yang memberikan 50 ribu, 200ribu dan 300ribu, tetapi ada juga yang lupa tidak memberikan kontribusi. Walaupun begitu sebagai panitia kita tidak merasa rugi/bangkrut karena kita mencari sponsor di beberapa tempat. Alhamdulillah lagi banyak yang memberikan kontribusinya walaupun tidak banyak tetapi cukuplah bagi bagi panitia untuk membuat kaos dan syukuran ingkung ayam he...Peristiwa tersebut benar-benar amazing biarpun kami sangat capek sebagi panitia tetapi kamu puas semua dapat berjalan lancar dan sukses. Nampaknya kami ketagihan untuk mengadakan acara itu lagi...

LOMBA MEMASAK

    Dalam rangka peringatan Idul Adha, SMPN 2 Bambanglipuro menyembelih 1 sapi untuk berkorban. Kemudian dari daging sapi tersebut dibagikan sebagian untuk para siswa agar dibuat sebuah masakan. Nah hasil masakan tersebutlah yang dilombakan. Para siswa dibuat kelompok-kelompok sehingga dalam satu kelas bisa terdapat 3 atau 4 kelompok perempuan dan laki-laki. Mereka dapat dijadikan satu kelompok agar dapat bekerja sama dan menambah keakraban di antara mereka. Ini suatu terobosan bagi sekolah untuk mendidik para pelajar agar mau berkorban dan memberikan sebagian rejeki mereka untuk orang lain yang lebih membutuhkan. Di samping itu sekolah juga ingin mendidik para siswa agar dapat belajar bekerja sama dan memasakserta saling berbagi ilmu tentang cara memasak yang baik dan enak. Memang hasilnya tidak mengecewakan. Dari informasi para juri, masakan mereka tidak kalah dengan masakan orang tua bahkan masakan dari warung-warung makan. Apalagi mereka juga mencoba untuk memberikan garnish/hiasan dalam penyajian mereka. Tetapi memang harus juga kita akui bahwa tidak semua masakan lezat dan sedap dipandang karena masih ada beberapa kelompok yang membutuhkan pembelajaran cara memasak dengan lebih intens. Sehingga rasa dan penampilan dapat ciamik. Inilah pembelajaran selalu bisa memetik sesuatu yang bermanfaat dari sebuah kegiatan. Setelah mereka memasak bersama- sama, mereka menyajikan hidangan mereka di meja dengan di hias dengan cantik. Para juri yang terdiri dari 3 orang hanya mencicipi masakan mereka sedikit dan selebihnya mereka dapat makan bersama-sama dengan kelompok memasaknya. Lihatlah gambar di samping mereka menunggu untuk dinilai hasil masakannya. Tidak lupa mereka menuliskan resep yang mereka buat. Banyak resep yang mereka ciptkan karena setiap kelas dibuat 3 -4 kelompok. Sedangkan SMPN 2 Bambanglipuro mempunyai 15 kelas yang artinya ada 40 kelompok lebih. Yang membuat para bapak ibu guru bangga adalah disamping mereka dapat memasak dengan bekerja sama, merekapun dapat bekerja sama dalam membersihkan tempat yang mereka pergunakan untuk memasak. Sehingga tempat yang tadi bersih akan menjadi bersih seperti semula. Anak-anakku teruslah berinovasi dan berkarya untuk kemajuan pribadimu dan jugakemajuan bangsa kita. Semoga kegiatan tersebut bermanfaat bagi kita semua. Amin

Minggu, 10 Maret 2013

ANUGRAH TERINDAH

Hari Rabu, 6 Maret 2013, Alloh menunjukkan kuasaNya. Dengan kekuasaan dan sayangNya, Dia memberi amanah kepadaku seorang bayi laki-laki mungil yang ganteng dan sehat. Aku merasa semakin kecil dihadapan Alloh. Dia telah melimpahkan berbagai anugrah, berkah dan karohmah sehingga aku dapat merasakan syurga-syurga di dunia. Banyak orang yang menginginkan hadirnya seorang bayi tetapi sampai detik juga belum diberikan amanah. Sedangkan aku yang sudah diberikan seorang bayi perempuan (HAURA ANDARI JANNI) dahulu dan sekarang diberikan seorang bayi laki-laki (MIRZA ANLAQI JANNI), genaplah sudah anugrah itu. Tuhan maha segalanya. Terimakasih Tuhan, karena Engkau telah menurunkan seorang malaikat kecil yang akan menyelamatkan aku dari api neraka. Dengan doa-doa kedua malaikat penyelamatku maka dosa-dosaku akan diampuni. Tuhan hanya kepadaMu aku berserah dan hanya kepadaMu semua akan kembali. 

KONSER MUSIK ORKESTRA

Panggung Konser Musik
      Tanggal 23 Februari 2013, merupakan momen yang spesial bagi semua siswa dan guru SMPN 2 Bambanglipuro, sebab di hari itu semua warga sekolah dapat menyaksikan pergelaran musik klasik. Acara yang diadakan untuk menumbuhkan minat, bakat, kreatifitas dan afektif siswa ini bekerja sama dengan Sekolah Menengah Musik atau SMKN 2 Kasihan yang memang sekolahnya musik. Acara yang dibuka dengan persembahan Karawitan dari SMPN 2 Bambanglipuro, dimana seni karawitan ini sebagai salah satu kegiatan ekstra kurikuler di SMP. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan group band, yang ini juga sebagai salah satu ekstra kurikuler bagi siswa. Suasana semakin meriah karena adanya berbagai jenis lagu. Ada lagu pop, rap, jadul dan lagu-lagu populer lainnya.Terakhir adalah penampilan musik klasik, yang dipersembahkan oleh siswa-siswi SMKN 2 Kasihan. Ada beberapa kali siswa SMPN 2 Bambanglipuro juga berkolaborasi  dan berani tampil dengan diiringi oleh musik orkestra.
Acara Pembukaan 'Band Sekolah'
Kapan lagi kita dapat menyaksikan konser semegah itu. Hal ini tidak dapat kita ukur dengan besarnya nominal dana yang dikeluarkan karena apresiasi seni merupakan pengalaman yang tidak mudah didapat apalagi apresiasi seni musik klasik. Musik klasik biasanya hanya dinikmati oleh beberapa orang tertentu. Tetapi hari ini beda, kita mendapat kesempatan untuk menikmati, mengapresiasi dan berkolaborasi dengan musik klasik. Semoga musik klasik banyak yang menyukai sehingga musik yang syahdu ini tidak akan lekang tergerus oleh jaman. Amin