Kamis, 09 Oktober 2014

PENGUMUMAN LPIR TAHUN 2014 (2)

    Hari kedua, Kamis 9 Oktober 2014 aku akhirnya mendapat sebuah kost, karena untuk menginap di Hotel Santika komplek BSD City Tangerang Selatan jelas aku tak mampu. Yang jelas uang yang diberikan tidak cukup untuk menginap di hotel tersebut. Setelah mandi pagi dan makan aku bersiap - siap untuk berjalan bersama dengan 2 teman pak Samijo (SMPN 2 Wonosari) dan pak Setyo ( SMPN 1 Maesan, Bondowoso).
Menyeberangi Sungai
    Kali ini kita berjalan melalui jalan umum, bukan jalan yang ekstrem. Emang ada jalan yang ekstrem? Ada, bayangkan saja kami harus melalui jembatan bambu yang rawan untuk longsor dan jatuh. Sebelum sampai jembatanpun kami harus menuruni jalan terjal yang harus super hati - hati. Sebab ada kemungkinan terpeleset. Dan terakhir kami harus menaiki anak tangga kayu menuju ke perkampungan penduduk. Benar - benar pengalaman yang fantastik.
   Pagi itu kami (Pak Setyo, Bu Yuni dan Bu Dwi Martati) bersama - sama menuju ke hotel Santika. Sampai di hotel kami melihat 3 bis wisata yang mau mengangkat anak - anak menuju tempat pembukaan acara. Kamipun bergegas supaya dapat naik bis dan ikut acara anak - anak wkwkz. Sampai di atas bis, wow..ternyata sudah banyak penumpang jadi mau tak mau kamipun berdiri. Pembukaan LPIR ternyata diadakan di Puspitek dan dimulai agak molor sich. Acara pembukaan diisi dengan biasalah..lomba pidato para pejabat pemerintah dan diselingi dengan tarian - tarian khas Banten. Setelah selesai dilanjutkan dengan workshop bagi para guru tetapi bagi siswa diajak keliling di sekitar Puspitek, Tangerang Selatan, Banten. Jam 16.00 WIB acara pembukaan dan workshop selesai dilaksanakan di gedung Puspitek dengan dihadiri para juri dan panitia LPIR 2014.
Kembali pulang dari Hotel menuju Kost - kostan
Kemudian kami kembali ke hotel Santika untuk beristirahat karena sorenya kami berencana melakukan latihan presentasi bagi anak - anak finalis LPIR yang berasal dari Yogyakarta. Pada tahun ini, Yogya cukup beruntung karena ada 7 peserta yang lolos tingkat nasional. Dibandingkan tahun lalu, Yogyakarta hanya lolos 3 karya itupun hanya 2 karya dari kotamadya Yogyakarta (SMPN 8 Yogyakarta) dan 1 karya dari kabupaten Bantul (SMPN 2 Bambanglipuro). Hal ini sudah pernah saya ceritakan pada postingan beberapa waktu yang lalu. Tepatnya setelah hasil lomba LPIR diumumkan. Tetapi saat ini lebih meriah karena banyak peserta (7 orang) yang dapat mewakili DIY dalam lomba yang bergensi, tingkat nasional ini. Semoga saja ini berakhir dengan manis sebab mengingat perjuangan untuk sampai di sini penuh perjuangan dan tantangan yang cukup berat.

Rabu, 08 Oktober 2014

PENGUMUMAN LPIR TAHUN 2014

Pagi ini Rabu, 8 Oktober 2014 aku mengendarai motorku dengan sedikit kencang karena mengejar pesawat Garuda pagi hari jam 06.00 WIB. Aku menaiki pesawat Garuda GA 0201 tujuan Banten. Sebenarnya masih dingin sih untuk berangkat dari rumah jam 03.30 WIB, dari Bantul menuju bandara Adi Sucipto. Tetapi dengan semangat 14 aku menaiki motorku dengan membawa 1 koper dan 1 tas punggung, tentu saja aku tidak membawa banyak baju...karena takut tas ga muat. Dengan melewati jalan yang sepi bahkan lampu merahpun tidak kutunggu sampai hijau karena memang untuk apa aku tunggu. Toh ga ada yang lewat. Pas jam 4 lebih 20 menit tibalah aku di bandara Adi Sucipto Yogyakarta, aku mencari - cari penitipan sepeda motor, tetapi penitipan sepeda motor langgananku belum buka dan dipintu gerbang tertulis buka jam 4.30 WIB. 
Oleh karena itu aku mencari tempat parkir yang lain. Dan alhamdulillah aku mendapatkan tempat motor, sebenarnya banyak tempat penitipan motor tetapi kebanyakan tidak bersedia menerima penitipan motor yang menginap. Padahal aku harus menginap 7 hari lagi. Yang ini juga belum buka tetapi kuberanikan diri memencet bel yang ada di pinta masuk. Setelah beberapa kali mencoba akhirnya pemilik datang membukakan pintu dengan raut muka yang tidak enak, ya mungkin masih ngantuk wkwkwkz. Makanya kalo usaha yang serius, konsumen adalah raja ha..ha
         Dengan wajah inosens aku meminta maaf karena telah mengganggu tidur nyenyaknya. Dia hanya diam saja dan aku sih cuek saja. Salah sendiri bikin usaha penitipan motor, coba usaha penitipan cewek pasti sepi. Itulah ceritaku mendampingi siswi dalam kegiatan Lomba Penelitian Ilmiah Remaja tahun 2014, yang alhamdulillah ada yang lolos tingkat nasional satu orang atas nama Meilia Kusumaastuti dengan judul karya "Angkringan wifi sebagai upaya meningkatkan pendapatan penjual dan pengetahuan pembeli di dusun Selo, Bantul".
       Hari pertama tiba di Hotel Santika, kami harus mencari kamar dan registrasi untuk anak - anak tetapi sampai sore mereka belum mendapat kamar sama sekali. Baru jam 17.00 WIB mereka mendapat kamar dan aku segera mencari kamar di luar hotel. Malam itu Melia Kusumastuti mendapat nomor urut 9 untuk presentasi pada hari Jum'at 10 Oktober 2014. Demikian kisahku hari pertama pendampingan LPIR.

Rabu, 27 Agustus 2014

CAMRY, COME IN LAH

Bagiku mobil sedan adalah sebuah kebanggaan dan prestige tersendiri, disamping rasa nyaman saat mengendarainya. Kok tau? Ya aku tau, karena aku telah mempunyai sebuah mobil sedan di rumah. Sayangnya, aku belum memiliki jenis sedan Camry yang ini ni. Menurut informasi yang aku dapatkan Camry adalah product sedan premium Toyota yang ditujukan untuk customer kelas menengah serta atas. Oleh karena mobil Camry diperuntukkan bagi customer menengah ke atas maka sampai detik ini aku belum memilikinya, taulah dari segi dana belum memungkinkan. Tetapi sebenarnya bisa kok memiliki mobil Camry tetapi dengan cara dikredit he..he (Sssst..)
       Hebatnya lagi, menurut informasi, sekarang ini Toyota All New Camry datang dengan beragam feature kemewahan, yang dibalut teknologi terbaru. "Jantung picu"nya saja disokong mesin 2-AR berkapasitas 2. 5-liter, dengan performa yang tambah baik dan efektif. Tak ketinggalan juga Toyota menyematkan tekhnologi Hybrid Synergy Drive ramah lingkungan serta irit bahan bakar. Ramah lingkungan? Wow..luar biasa, kita bisa terbebas dari dosa karena menganiaya lingkungan dengan asap, suara dan efek dari mobil kita. Kita lebih empati terhadap alam semesta yang sudah mulai merana. Satu lagi yang perlu dicatat dari kehebatan Toyota Camry yaitu irit bahan bakar. Bukankah sekarang ini pemerintah baru menggalakkan penghematan Bahan Bakar Minya (BBM)? Di mana - mana orang antri untuk membeli bensin, kalo beli pertamax katanya mahal. Nah...mobil Camry inilah yang cocok dan sesuai dengan program pemerintah, pas juga diongkos. 
    Apalagi aku mempunyai istri yang bukan satu kota denganku (beda provinsi) sehingga pastilah setiap tahun mudik bersama anak - anak. Malah terkadang pulang satu tahun 2 kali yaitu saat liburan sekolah dan saat lebaran Idul Fitri. Jadi perlulah mobil yang nyaman dan irit bensin sebab perjalanan jauh serta jalan yang naik turun, bergelombang. So? Okelah kalau begitu Toyota Camry cocok di dalam hati (nyaman) dan cocok di dalam dompet. Camry..Come in lah. Masuklah dalam program pemerintah dan masuklah dalam hatiku.

Sabtu, 16 Agustus 2014

KHATAMAN AL-QURAN

     Mungkin ini agak beda dengan sekolah negeri kebanyakan, kenapa? Sebab kami berani mengadakanWISUDA KHATAMAN (14 Februari 2014) yang notabene sekolah kami adalah sekolah negeri yang jarang sekali mendalaman agama, khususnya agama Islam demikian bagus. Hanya menurut kami, kalo tidak dibiasakan anak untuk memahami kitab sucinya maka bagaimana anak akan paham tentang agama maupun kita sucinya. Kegiatan khataman Al-qur'an merupakan puncak dari kegiatan tadarus Al-qur'an yang dilaksanakan setiap pagi sebelum jam pelajaran dimulai. Tetapi memang tidak setiap hari karena pada hari Senin tidak melaksanakan tadarus Al-qur'an karena anak - anak diwajibkan mengikuti upacara hari Senin.
Jadi biar tidak makan waktu yang banyak maka tadarus hari Senin ditiadakan biar banyak memakan waktu kegiatan belajar mengajar (KBM). Toh hari - hari yang laen masih banyak. Semoga dengan wisuda Khataman anak - anak terutama adik -adik kelas yang sudah khataman kemaren menjadi semangat dan rajin untuk tadarus di pagi hari. Dan semoga Alloh menerima amal ibadah kita yaitu tadarus Al-qur'an dan menjadikan insan yang amanah, sholeh atau sholekhah dan terhidar dari api neraka.

KLINIK SAINS TAHUN 2014

Hari Kamis, 14 Agustus 2014, anak - anak siswa SMPN 2 Bambanglipuro mengikuti Klinik Sains yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY. Dalam klinik sains tersebut, yang semuanya adalah peserta Karya Ilmiah Remaja SMP di Yogyakarta, menutup acara dengan mengadakan pameran poster KIR di gedung olah raga Amongrogo. Alhamdulilah SMP penulis ada 10 anak yang lolos seleksi dan mengadakan pameran. Karena ini baru pertama kali maka anak - anak mengajak teman - teman mereka untuk menemani selama pameran. Tugas mereka adalah membuat poster yang berisi tentang penelitian mereka (dari Bab 1, 2, 3, dan 4, 5 kalo sudah selesai) sampai Daftar Pustaka serta disertai foto - foto sebagai data pendukung, di samping itu mereka harus manjaga stand/booth mereka dari jam 08.00 - 15.00 WIB dan terakhir kalo mereka mau mereka bisa tampil di panggung dan melakukan presentasi dengan diberikan tanya jawab oleh Sagasitas.

LOMBA LOGO BTKP

        Beberapa bulan yang lalu (15 April 2014) aku mengikuti Lomba Logo BTKP (Balai Teknologi dan Komunikasi Pendidikan) DIY. Walaupun aku buta tentang cara membuat logo tetapi hal itu tidak melemahkan hasratku untuk mengikuti lomba. Oleh karena itu aku berusaha untuk belajar tentang Logo dengan searching internet dan membaca makna/simbol - simbol yang ada pada Logo instansi - instansi. Dan hasilnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Perlu pembaca ketahui bahwa yang membuat dengan komputer bukan saya, saya hanya menggambar pada selembar kertas disainnya selebihnya kuserahkan pada percetakan yang ahli membuat disain.
Arti danketerangan logo tersebut adalah: 
1. Buku warna biru : semua produk dan usaha BTKP berlandaskan ilmu  pengetahuan yang kuat dan dilakukan dengan profesional
           2.Tugu Hijau, kuning dan merah : simbol kota Yogyakarta yang berhati nyaman dan tenang tetapi dinamis serta menarik
             3.Corak batik Semen Romo Sawat Gurdo Cantel melambangkan ciri khas Yogyakarta dan siapapun yang menggunakan akan mendapatkan keberkahan dari Tuhan
 4.Api kuning keemasan : BTKP aktif, penuh dengan enerjik dalam setiap langkah usahanya dan dinamis mengikuti perkembangan jaman
5. Pemancar/Sinyal berwarna abu – abu dan merah : dalam kesederhanaan penampilan, BTKP memberikan manfaat dan tayangan yang berkualitas serta dinamis.
Jadi berlandaskan pengetahuan (Buku), BTKP menyebarkan informasi/program yang dijiwai karakter dan budaya Yogya (Tugu) secara dinamis dan profesional (Api emas). Tetapi memang belum jadi rejekiku, karyaku tidak masuk nominasi, jangankan lima besar sepuluh besarpun tidak masuk. Mungkin lain kali tetapi namanya juga iseng - iseng berhadiah.


Minggu, 27 Juli 2014

MENGUBAH PARADIGMA DI IDUL FITRI

   Sangat menjengkelkan ketika melihat banyak orang - orang berbondong - bondong pergi ke pasar, mall, supermarket dan tempat - tempat belanja. Kenapa? Ya karena mereka sangat sibuk untuk memenuhi keinginan memeriahkan Idul Fitri 1435 Hijriah. Padahal tanpa itu juga ga masalah. Apakah kalo kita tidak beli apa - apa (makanan, baju baru dan semua yang baru) terus lebaran ga jadi? Apa terus kiamat gitu? Enggah juga kan? Bukannya saya ini sok lho, tetapi menurutku sih perlu kita mengubah paradigma bahwa di hari lebaran semua harus baru. Cobalah kita gunakan baju yang masih bagus, baju yang masih pantas dipakai untuk sholat Ied dan berkunjung ke famili. Tidak perlulah mengeluarkan uang hanya untuk show off pada semua orang. Bukankah itu tindakan yang kurang bijak? Tetapi bagaimanapun itu mungkin berlaku bagi kita para orang dewasa, untuk anak - anak ya...pastilah masih penting. Kasihan kalau bajunya ga baru..sudah ikut puasa dan berjuang selam sebulan kok tidak dihargai. Apalagi kalau mereka teman sebaya yang rata - rata memakai baju baru..wow..bisa down dan nangis dech.
   Aku dan istri juga tidak terlalu memikirkan tentang baju baru, cat rumah baru, atau apalah yang baru. Bagi kami sudahlah biar anak - anak saja yang memakai baju baru kalau orang tua pakai yang sudah ada toh..tidak akan mengubah apa - apa to? Walaupun kalau mau beli ada sich uangnya tetapi ya itu tadi belum terlalu penting apalagi kalau bajunya yang blink - blink, mau dipakai dimana baju itu setelah lebaran? Apa masih pantas dipakai untuk jalan - jalan? Ya..mungkin masih pantas bagi yang tidak punya malu. Wong baju kebesaran kok cuma dipakai jalan - jalan, ah..ga matching.

Jumat, 18 Juli 2014

BIMTEK TIK DALAM PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013

   Jum'at, 18 Juli 2014 aku menghadiri undangan Pembimbingan Teknologi TIK dalam pembelajaran kurikulum 2013 yang di adakan di The Sahid Rich Jogja, jalan Magelang Km 6 Yogyakarta. Menurut undangan jam 12.00 WIB dimulai, tetapi aku pikir hari itu kan Jum'at masak sich mereka ga Jumatan. Oleh karena itu, berdasarkan logikaku ya..mungkin saja acara dimulai setelah Jumatan dan akupun memilih untuk Jumatan di kampungku daripada Jumatan di jalan. Dan dalam undangan disebutkan bahwa para peserta diwajibkan membawa laptop, ah..mungkin mau dikasih aplikasi atau software nich pikirku. 
   Aku berangkat jam 1 kurang dari rumah, berhubung pulsa modemku habis aku menyempatkan diri dulu untuk mengisi pulsa modem jadi aku mampir di counter. Agak lama sich untuk mengisi pulsa modem karena kata masnya yang punya counter pulsa modemku masih bisa dipakai satu hari lagi, jadi belum habis masa expirednya. Seharusnya habis masa berlaku sampai tanggal 18 Juli 2014 hari ini jam 24.00 WIB sehingga sebetulnya masih bisa digunakan sehari lagi. Tetapi bagaimanapun aku sudah samapi counter mosok ga jadi ngisi kan kasihan masnya sudah gosok kartu pulsa dan katanya juga masih bisa diisi dengan cara menghentikan paketan bulan yang lalu dan membuat paketan internet yang baru untuk bulan ini. Ya..nunggulah beberapa saat. Setelah mengisi pulsa di counter ternyata aku harus mampir satu tempat lagi yaitu POM Bensin atau SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) karena sepedometer menunjukkan garis limit bensin. Wah..kalo diterusin bisa - bisa berhenti di jalan dunk. Terhenti lagi..ga pa-pa yang penting selamat sampai di tempat. Amin
   Kemudian aku melanjutkan perjalanan, kalo dihitung - hitung tempat bimtek tersebut cukup jauh..tetapi biarlah untuk pengalaman toh..aku belum pernah ke The Sahid Rich Jogja. Lumayanlah untuk pengalaman. Sesampainya di hotel tersebut aku takjub dengan bangunan hotel dan supermarket yang ada di sampingnya..sungguh luar biasa megahnya. Aku kemudian membelokkan motorku menuju tempat parkir yang berada di Basement. Aku kemudian memarkirkan sepeda motorku dan bertanya kepada satpam yang ada di situ,..daripada saya tersesat muter - muter ga jelas. Nah ternyata tidak jauh dari tempat parkirku yaitu di ruang basement. Ketika mau masuk dan tanda tangan kehadiran ternyata acara sudah berlangsung beberapa menit yang lalu. Aku mencari tempat duduk yang kosong dan tentu saja tempat duduk yang berada di belakang..biar orang tidak tau bahwa saya juga terlambat. Aku bertanya dengan peserta yang duduk di sebelahku..ternyata dia juga sama denganku yaitu terlambat..nah cocok ada temennya terlambat wkwkwkz
    Pas aku sampai di ruang tersebut, acara baru diisi oleh pejabat dari kominfo, dia memaparkan tentang penggunaan internet sehat termasuk bagaimana menjaga anak kita supaya tidak terjebak dalam perilaku orang yang suka melihat/mengakses konten pornografi. Setelah beliau berbicara beberapa saat tibalah sesion yang kedua yaitu tentang perkembangan TIK di yogyakarta yang dipaparkan oleh bapak Drs.Singgih Raharjo, M.Pd. Dan terakhir dilanjutkan oleh pak Michael dari keminfo mengenai pemanfaatan TIK dalam pembelajaran dengan dibantu oleh para guru - guru yang menjadi instruktur BTKP Yogyakarta. Kemudian acara berakhir pukul 17.40 WIB dengan dilanjutkan buka bersama. Alhamdulillah akhirnya dapat berbuka lagi dan Insya Alloh dapat berkah ramadhan dengan terus menimba ilmu pengetahuan dimanapun itu berada dan berasal.

Kamis, 17 Juli 2014

LAUNCHING KURIKULUM 2013

   Mungkin hal ini agak terlambat untuk lauching kurikulum 2013, sebab pelaksanaannya sudah ada yang setahun lalu sebagai pilot project. Namun biar saja wong kita orang Indonesia itu paling suka dengan seremonial walaupun kadang setelah peresmian dan perayaan akan kembali seperti semula karena kegiatan atau proses kelanjutan tidak diawasi dan dibiarkan saja. Tetapi semoga hal tersebut tidak terjadi pada satuan pendidikan kita SMPN 2 Bambanglipuro yang pada tanggal 14 Juli 2014 kemaren melakukan launching kurikulum 2013 dengan mengundang kepala dinas pendidikan kabupaten Bantul, Bapak Drs. H. Totok Sudarto, M.Pd, pengawas mata pelajaran di kabupaten Bantul, para guru SMP dan SD sekitar, Bapak Camas, Bapak Lurah, Bapak kapolsek, dewan sekolah, perwakilan wali siswa dan para guru SMPN 2 Bambanglipuro.
   Acara basa basi seperti sambutan dari kepala sekolah dan kepala dinas berjalan dengan lancar kemudian ditutup dengan kunjungan ke kelas - kelas ( ada 5 kelas VIII ) yang melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan kurikulum 2013. Kenapa kok malah kelas VIII? Iya karena kelas VII baru melaksanakan MOS (Masa Orientasi Sekolah) jadi yang kita gunakan sebagai emplementasi adalah siswa kelas VIII. Pada saat itu yang melasanakan KBM adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPA, Seni Budaya, Matematika dan Bahasa Inggris. Nampak dengan semangat kepala dinas berkunjung dari satu kelas ke kelas berikutnya diikuti oleh para tamu yang lain. Walaupun saat itu hujan mengguyur dengan deras namun tidak mengurangi antusias kepala dinas dan para tamu untuk mencermati KBM para guru model di kelas. Setelah acara kunjungan ke kelas para tamu berpamitan.

Selasa, 15 Juli 2014

MAU BUKU GRATIS?

   Bagi para pembaca yang budiman, ciele..pada kesempatan ini saya akan berbagi beberapa link yang dapat anda gunakan untuk mendapatkan buku - buku gratis. Link - link ini menyediakan buku - buku gratis tanpa anda perlu merogoh kocek sepeserpun (semoga he..he), bukan apa - apa cuma takut salah. Kasihan kan kalo salah pembaca sudah mencari - cari dan menemukan setelah diclik lho..lho ternyata harus bayar kalaupun tidak pasti downloadnya ribet... lebih ribet daripada menemui seorang presiden. Ketemu presiden saja sekarang tidak seribet ini he..he kalo ga percaya coba saja tunggu para calon presiden (capres) kalo lagi kampanye mereka paling rajin keliling desa, pasar - pasar, kota dan sebagainya. Kenapa bisa terjadi? Tentu kita semua maklum karena mereka butuh kita, butuh suara kita, tanpa kita apalah artinya mereka. Mungkin tidak jadi presiden..atau mereka kembali ke pekerjaan lama mereka. Jadi jangan mau diperalat apalagi cuma dikasih uang harus rela memilih mereka. Kalau mereka mengeluarkan uang berarti ketika mereka nanti menjabat pasti mereka akan berpikir bagaimana uangnya dapat kembali lagi sehingga pengabdiannya tidak tulus dan cenderung koruptif. Lho ini mo ngasih link buku atau ceramah wkwkwkkz.
   Okelah pembaca yang dirahmati Alloh, saya akan melanjutkan untuk memberikan alamat - alamat link buku - buku gratis, semua jenis buku ada Insya Alloh dan semoga bermanfaat :
Gimana? Cukup puas kan? Banyak kan link yang dapat anda coba dan bilamana ada buku yang sesuai dengan kebutuhan anda maka anda tinggal unduh di link tersebut. Tetapi memang ada sedikit kendalanya yaitu buku - buku yang disediakan dalam link tersebut adalah buku yang ditulis dalam bahasa Inggris. Oleh karena itu bagi anda yang tidak familier dengan bahasa Inggris mending anda berkenalan dulu kemudian jangan lupa pegang kamus atau #googletranslate. Pasti akan banyak membantu dalam hal memahami isi buku tersebut. Ok para pembaca selamat membaca ya?

MOS : MASA ORIENTASI SISWA

   Selama 3 hari dan mulai hari senin 14 Juli 2014 kemaren sudah dimulai kegiatan MOS (Masa Orientasi Siswa). Memang kegiatan MOS dapat menjadi sorotan banyak orang karena cenderung kegiatan ini diisi dengan kegiatan fisik sehingga hal tersebut dapat membahayakan para peserta didik baru. Banyak korban berjatuhan dan juga banyak kritik dari berbagai kalangan mengenai hal ini tetapi memang setiap tahun ada saja yang melakukan dan ada juga yang menjadi korban. Beruntungnya MOS kali ini bertepatan dengan bulan puasa sehingga ada banyak batasan - batasan yang harus ditaati oleh para panitia MOS. Kadang penulispun berpikir dengan kegiatan MOS yang ada di Indonesia, nampak lucu dan aneh. Kegiatan kebanyakan tidak mendukung masa orientasi peserta didik untuk memahami dan mengetahui tentang kampus/sekolah dengan segala kelebihan dan tata tertib yang ada. Kegiatan MOS malah diformat dengan memberikan tugas kepada para siswa baru yang aneh dan sulit serta kadang cenderung mempermalukan. Coba kita pikir untuk apa para siswa/mahasiswa harus berdandan seperti orang gila (rambut dikucir, tas dari kantong tepung, kaos kaki sebelah berbeda dan lain - lain) dan tugas yang aneh - aneh (bawa jengkol, kacang panjang, dan lain - lain). Hal itu betujuan untuk apa? Aneh kan? Terus manfaat bagi siswa itu sendiri apa?
   Mungkin saya yang tidak tau atau kurang gaul namun tetap saja manfaat yang didapat dan mudhorotnya malah banyak mudhorotnya. Kok bisa? Bisa saja, ga mungkin kan kita memanfaatkan barang - barang yang dibawa peserta didik baru? Paling - paling kita akan membuang barang dan bumbu - bumbu tersebut ke sampah. Siapa yang mau dan sudi memanfaatkan barang - barang bekas tersebut. Sungguh perbuatan yang menyia - nyiakan karunia Alloh. Padahal kalo itu tidak digunakan dalam kegiatan MOS mungkin saja barang - barang tersebut dapat dimanfaatkan orang lain untuk berkarya atau untuk memasak. Pertanyaan terakhir adalah masihkah kita perlu meneruskan dan melanjutkan model kegiatan MOS yang memberatkan dan membuang barang - barang berharga tersebut? Walaupun barang berharga tersebut bagi kita tidak terlalu berharga. Saya rasa perlu dilakukan evaluasi dan membuat konsep baru tentang kegiatan MOS sehingga lebih berdaya guna dan berhasil guna. Kalau perlu yang berkesan bagi para siswa baru.
    Menurut saya, alangkah baiknya jika MOS sebatas memperkenalkan visi - misi, budaya dan keunggulan sekolah (prestasi akandemik, non akademik, gedung dan lain - lain) serta mengembangan karakter kesiapan mental berada di sekolah yang baru. Mungkin salah satunya diajak jalan - jalan melihat gedung - gedung sekitar sekolah dan juga memperkenalkan budaya di lingkungan sekolah.