Sabtu, 14 Februari 2015

DIKLAT PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN SOAL UN

     Sabtu, 14 Februari 2015 aku mendapat undangan untuk menghadiri acara diklat pembinaan dan pengembangan soal Ujian Nasional. Sebenarnya undangan sudah aku ambil hari Jum'at karena dengan pertimbangan untuk persiapan istri di rumah. Acara ini termasuk mepet dan mendadak, mosok undangan Jum'at pelaksanaannya hari Sabtu, nginep lagi. Belum lagi sampai tiga hari yaitu dari tanggal 14 Februari - 18 Februari 2015. Jadi besok Rabu baru bisa pulang. Tertera di undangan bahwa check in jam 10.30 WIB dan acara di mulai jam 12.30 WIB, tetapi biarlah nanti aku akan datang jam 13.00 WIB. Tau lah bahwa acara kalau yang mengadakan dinas pasti akan molor, tau kenapa? Karena pembukaan menunggu para pejabat untuk membuka acara dan memberi sambutan. Ah..basi. Kapan Indonesia mau maju kalau semua masih ngaret. Karena itulah aku juga ikut - ikutan seperti itu, ngapain aku bela belain datang tepat waktu kalau di situ cuma jadi pengangguran. Ogahlah.
     Akhirnya aku putuskan untuk datang agak siang dan molor tidak sesuai dengan surat tugas dari kabupaten. Oleh karena itu, aku tetap mengajar sampai jam 11.30 WIB jam terakhir, aku masih berada di kelas dengan anak - anak untuk membahas materi Ujian Praktek. Nah jam 12.30 WIB baru aku pulang dan siap - siap untuk berangkat, aku mempersiapkan baju, perlengkapan mandi, buku - buku dan lain - lain, Diklat ini adalah diklat pembuatan soal jadi aku harus membawa materi bacaan agar nanti tinggal menyusun dan membuat soal sesuai aturan yang berlaku. Berhubung pemerintah sekarang mengencangkan ikat pinggang dengan melarang dinas mengadakan rapat, diklat dan kegiatan lain di hotel maka diklat kali ini diadakan di asrama haji Yogyakarta, Di sana keadaan cukup lumayan dengan arti yah hampir sama dengan hotel kelas tiga atau bintang tiga, cuma kamarnya kecil, tidak ada arti panas, tidak ada hanger, tidak siaran TV luar negeri, tidak ada sandal, tidak ada apa lagi ya? Yah pokoknya begitulah..maklum mungkin karena tempat ini masih baru, maksudnya kamar - kamar ini. Rasakan saja bau furnitur yang masih menyengat ketika kita berada di dalam kamar. Belum selimutnya yang agak keras, kurang lembut jika digunakan sebagai selimut dan bikin gatel. Ah..kali ini kurang asyik diklatnya. Hadech...Tetapi semoga mendapat banyak ilmu wong baru sekali ini ikut diklat penulisan soal - soal Ujian Nasional.

Minggu, 08 Februari 2015

GURU SELEB

Akhir ini guru merupakan profesi yang kurang menggiurkan, jika orientasi seseorang adalah menjadi orang kaya. Banyak peserta didik yang penulis tanya mereka menjawab lebih suka bekerja di sektor swasta, PNS non guru dan artis.  Tidak mengherankan bila peserta didik kita dengan bangganya dan semangat membara berlatih peran, modelling dan nge-band. Mereka merasa bahwa dunia seperti itulah yang mempunyai pretige, di samping menjadi dokter dan TNI/Polisi.
    Bukan salah mereka jika mereka bermimipi seperti itu. Toh, menjadi guru itu sulit untuk terkenal, apalagi exist dalam ketenaran. Bahkan para guru yang berprestasipun hanya dikenal oleh segelintir peserta didik dan teman - teman guru sendiri. Sangat ironis! Padahal kalau kita telusuri lebih jauh banyak guru yang telah membuat karya - karya yang luar biasa. Seperti guru yang novelis, guru yang penulis, guru yang designer, guru teladan dan lain - lain. Andai saja para guru tersebut difasilitasi dan disponsori oleh pihak swasta dan pemerintah, mungkin saja guru tersebut setenar seorang seleb. Apalagi jika fasilitas dan publikasi diberika kepada guru, tentu cita - cita menjadi guru bisa jadi pilihan yang menggiurkan bagi peserta didik.
Kita patut appreciate terhadap beberapa perusahaan yang mulai mengangkat para atlit menjadi selebriti. Nama - nama seperti Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman, Ivan Dimas dan lain lain mulai dikenal tidak hanya kalangan yang gila bola tetapi masyarakat luas mulai mengenalnya. Pemakaian nama - nama mereka tentu mengguntungkan bagi par atlet untuk meningkatkan prestasi. Sebab tanpa prestasi yang gemilang mereka tentu tidak akan dipakai oleh club atau sponsor. Perusahaan pemakai jasa mereka merasa beruntung dengan kehadiran para atlit tersebut. Lalu bagaimana dengan guru? Sampai saat ini belum pernah kita lihat seorang guru wira wiri di televisi menawarkan produk sesuatu. Yang kita lihat adalah simbol guru yang sering digunakan dalam sebuah sinetron, itupun digambarkan dengan tidak akurat. Malah kadang guru diibaratkan sebagai lelucon yang tidak edukatif.
    Ladang promosi yang bisa dijalankan seorang guru sebenarnya banyak seperti mempromosikan wajar 9 tahun atau 12 tahun, produk buku, tas, sepatu, motivasi dan lainnya. Semua bisa mengenai sarana prasarana yang digunakan di dalam lingkup sekolah.  Simbol guru dapat mewakili produk seperti itu sebab guru sudah teruji menggunakan barang - barang tersebut. Mereka juga berhasil meraih cita - citanya yaitu menjadi guru. Lalu pertanyaan yang muncul adalah mengapa mengiklankan produk - produk tersebut menggunakan para artis yang mungkin kita belum tau prestasi akademik mereka seperti apa? Atau prestasi yang telah dihasilkan selama ini apa? Apa cukup penampilan atau tampang semata?
     Jadi sepertinya menjadi guru seleb hal yang sangat mungkin diwujudkan jika ditunjang oleh sarana - prasarana yang disediakan pihak swasta/perusahaan dan pemerintah. Tinggal pihak swasta (produsen) dan pemerintah mau atau tidak?  Apa mungkin mereka pesimis dan takut produk mereka tidak laku? Inilah yang terjadi bila mereka hanya mengejar profit oriented, maka tertutup sudah kesempatan bagi kita, para guru untuk menjadi selebritis dan tentu saja kaya secara materi.




HIKMAH GERAKAN SHOLAT

       Ada banyak manfaat atau hikmah dalam kegiatan kita melaksanakan sholat jika menyadari akan hal itu. Sehingga kegiatan sholat tidak sebatas ritual keagamaan yang diperuntukan sebagai tindakan kita karena rasa taqwa kita. Ternyata bukan hanya sholat yang punya hikmah, aktifitas wudhlu yaitu kegiatan yang kita lakukan sebalum menunaikan ibadah sholat. Tetapi tentu saja hikmah itu akan kita petik atau kita dapatkan jika kita lakukan sesaui tuntunan wudhlu yang baik dan benar. Bayangkan saja berapa kali kita sholat dalam sehari, yah minimal 5 kali sehari. Wudhlu kita lakukan dengan urutan yang benar dan dari situlah manfaat dan hikmah yang bisa kita peroleh. Hikmah berwudhlu adalah terjadinya proses peremajaan dan pencucian kulit, selaput lendir dan lubang hidung jika kita melakukan dengan benar dan sesuai aturan. Kegiatan menggosok tangan, muka, kepala, kaki, lubang hidung dan lain - lain merupakan upaya kita membersihkan diri dari kotor, najis dan juga membuka pori - pori atau minimal membuat segar kulit kita. Bayangkan lagi 5 kali sehari kita lakukan, membasahi kulit sambil di gosok perlahan membuat kulit kita nampak bersih, cerah dan bersinar (mungkin sih bisa agak bersinar). Itu untuk kegiatan wudhlu, sementara untuk kegiatan sholat sendiri anda bisa simak beberapa manfaat dan hikmah di bawah ini.
  1. Allahu Akbar : Tangan digerakan ke atas sambil mengucapkan lafal Allahu Akbar, dengan gerakan tersebut dapat menghindarkan berbagai gangguan persendian, khususnya tubuh bagian atas.
  2. Ruku (posisi membungkuk dengan sempurna yaitu punggung sejajar-lurus) : bisa melatih kandung kemih untuk mencegah dari gangguan prostat.
  3. I'tidal : bisa melatih organ pencernaan di dalamperut akan mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian sehingga menjadi lancar.
  4. Sujud : bisa memperkaya oksigen agar mengalir ke otak dan juga menghindari gangguan wasir dan meningkatkan kesuburan dan kesehatan organ wanita.
  5.  Duduk Iftirosi : dapat menghindari nyeri pada pangkal paha yang menyebabkan penderita mampu berjalan. 
  6. Sujud : yang dilakukan secara kontinyu dapat memacu kecerdasan otak.
  7. Duduk Tawaruk : dapat mencegah penyakit kandung kemih, postrat, saluran vaserennss dan impotensi.
  8. Salam : dengan melakukan gerakan kepala ke kanan dan ke kiri (salam) yaitu memutar secara maksimal dapat melancarkan aliran darah ke kepala dan mengencangkan kulit wajah.
Oleh karena itu, dengan beribadah secara terus menerus, kita telah hidup sehat dan juga dapat memperindah tubuh wanita dan juga kelenjar air susu di dalamnya. (Disarikan dari berbagai sumber- saya lupa sumbernya apa)

Sabtu, 07 Februari 2015

BERTEMU PENULIS GILA

     Hari ini, Sabtu 7 Februari 2015 aku mengikuti Seminar Cara Gila Menjadi Penulis Kaya yang diselenggarakan oleh Writing Revolution. Ada banyak pencerahan disana walaupun secara teknis tidak dibahas tetapi dari sharing dan cerita perjalanan penulis gila, Ahmad Bahar dan R.Toto Sudarto serta Mbah Darmo memuat pikiranku terbuka. Bahwa menjadi penulis itu memang mempunyai strategi tertentu untuk membuat bukunya laris manis. Jadi jika ada penulis yang ditangkap, diasingkan dan di kejar -kejar serta dicaci maki maka itulah jalannya untuk menjadi terkenal. Kegiatan seminar tersebut diadakan di Hotel UC Universitas Gajah Mada.
      Hal menarik yang dapat saya petik dari kegiatan itu adalah bahwa panitia kayaknya tidak banyak mencari untung tetapi lebih kepada pembinaan generasi muda untuk menulis. Sebagai contoh mereka mau membagikan buku secara gratis yang berjudul O kilometer yang tertera dicovernya bahwa buku tersebut adalah buku Novel Politik. Wah berat juga tuch buku. Buku tersebut dikarang oleh R.Toto Sugiharto, seorang penulis puisi, esai, cerpen, dan nove. Selanjutnya mereka juga membagikan uang 100ribu kepada 25 orang peserta yang beruntung. Hebat ya Writing Revolution, sudah seminar di Hotel dapat hadiah lagi. Walaupun aku tidak mendapat uang 100ribu, ga apa apa lah yang penting hari ini aku dapat ilmu yang banyak tentang kepenulisan.
      Namun demikian perlu dipikirkan juga oleh panitia ke depannya bila mau mengadakan lagi untuk mempersiapkan tempat duduk dengan baik. Sebab ternyata tempatnya tidak muat untuk menampung peserta yang membludak.  Maklumlah seminar gratis jadi yang ikut membludak. Dengan berjubelnya peserta, ada peserta yang terpaksa duduk dikarpet, lesehan. Tetapi nampaknya para peserta enjoy saja dengan keadaan mereka, mungkin karena mereka terhibur dengan logat kocaknya mbah Darmo. Dia memang paling bisa membuat suasana yang kaku menjadi cair dan hidup, apalagi pak Ahmad Bahar yang jago melawak dengan kisah - kisah serunya ketika menulis buku.

Rabu, 04 Februari 2015

GURU YANG ISTIMEWA

“The mediocre teacher tells. The good teacher explains. The superior teacher demonstrates. The great teacher inspires.” (William Arthur Wad)

Guru yang biasa - biasa saja, ia mengajar dengan ceramah, guru yang baik dia mempraktekkan dan guru yang hebat adalah guru yang dapat menginspirasi.

 

     Penulis pernah mendengar sebuah cerita bahwa konon seorang guru yang telah berulang kali berprestasi di tingkat nasional, menolak diangkat menjadi seorang kepala sekolah. Ketika ia ditanya alasannya oleh seorang teman, ia menjawab bahwa seorang kepala sekolah banyak menimbulkan fitnah (syuudzon) bagi orang lain. Sehingga ia tidak mau menjadi seorang kepala sekolah. Itu sebuah cerita yang membuat aku agak optimis dengan orang - orang Indonesia, ternyata masih banyak orang yang baik. Dan itupun belum seberapa, yang membuat dia lebih istimewa, minimal disudut pandanganku adalah ketika ia diminta untuk mengajar sekolah negeri yang siswanya jelas lebih pandai daripada siswa yang sekarang ia ajar. Ia lebih memilih mengajar di sekolah swasta dan berada di pelosok desa. Konon katanya ketika ia ditanya mengapa mau mengajar di sekolah swasta, ia menjawab bahwa ketika guru mengajar siswa yang pandai pandai dan ia berhasil mengantar siswa memperoleh nilai yang maksimal, maka itu adalah hal yang wajar sebab siswa sudah pandai. Tetapi jika ia mengajar orang yang tidak pandai dan ia berhasil dalam kegiatan belajar mengajar maka itu sebuah prestasi dan kebanggaaan tersendiri.

     Bagi penulis, guru seperti dia sungguh jarang dapat ditemukan lagi dalam dunia yang serba konsumtif dan gila kedudukan ini. Inilah yang membuat istimewa bagi para guru yang mengenalnya. Kehati - hatian bertindak dan ketulusan mengabdi menjadi amunisi tersendiri untuk menjadi sosok yang istimewa. Penulis yakin bahwa dia tidak merasa seseorang yang istimewa tetapi siapapun yang mendengar kisahnya pasti berdecak kagum dan menganggap dia sosok guru yang istimewa. Bagaimana menurut anda?

Minggu, 01 Februari 2015

PERJALANAN KE BEKASI UTARA (1)

    Tanggal 29 Januari 2015, hari Jum'at jam 09.30 WIB aku mendapat undangan untuk menghadiri pernikahan, tepatnya sebagai saksi dalam acara Ijab Kabul tetangga rumah, depan rumahku. Sebagai tetangga yang baik aku mengiyakan saja ketika diminta untuk menemani tetangga tersebut mau menghadiri pernikahan anaknya di Kaliabang Tengah, Bekasi Utara. Karena anak sulung memang kerja di Jakarta dan mendapat calon istri orang Bekasi, walaupun sebenarnya orang tua si cewek tadi orang Boyolali, Jawa Tengah. Namun itulah jodoh siapa yang tau, tau - tau cocok saja terus nikahlah.
     Pagi itu kami kurang lebih ada 13 orang, yaitu aku dan keluarga jauh dan dekat tetangga yang mempunyai hajad naik Elf ke Jakarta. Tetapi anehnya kok ya melewati jalur utara padahal kalau mau lewat jalur selatan lebih cepat dan nyaman (mungkin). Berhubung aku cuma penggembira yang tidak mempunyai hak suara atau usul maka aku diam saja yang penting sampai tempat tujuan dengan selamat dan kembali dengan selamat serta utuh. Jam 09.30 WIB berangkat melewati Godean, Weleri, dan tiba di Temanggung pukul 12.00 WIB kami berhenti untuk melaksanakan sholat Jum'at di Masjid. Tiba di tempat tersebut ternyata hujan sangat lebat jadi kami keluar bis sambil berlarian. Setelah selesai shaolat kami melanjutkan perjalanan dan menginjak pukul 3.00 WIB kami berhenti untuk makan siang. Aku sekilas melihat daftar menu dan kulihat harga - harga makanan sangat mahal. Masak hanya mie rebus sampai 17.000 rupiah. Ah...yang benar saja. Tetapi ya..sudahlah lagian yang bayar yang punya hajad, tetanggaku aku hanyalah obyek penyerta. Tak berapa lama kamipun selesai makan dan minum serta istirahat sebentar. Perjalananpun berlanjut ke arah barat, bekasi. Kamipun berkendara terus melewati jalan pantai laut selatan (pantura) yang terkenal dengan warung remang - remang. Tetapi beruntung aku melewati jalan tersebut belum terlalu malam sehingga warung - warung tersebut belum buka (untung atau rugi ya?). Perjalanan yang melelahkan, tentunya karena kami sampai di tempat, di Kaliabang Bekasi Utara jam 01.30 WIB pagi sekali. Di sini saya tidak dapat bercerita banyak tentang perjalanan sebab banyak terlelap kalaupun tidak aku tidak dapat menikmati perjalanan tersebut berhubung kaca mobil dilapisi dengan plastik hitam atau memang kacanya yang hitam. Maklumlah mobil carteran kan seperti itu?

Sabtu, 31 Januari 2015

DAIHATSU SIRION PILIHAN KITA

     Kendaraan sekarang ini menjadi kebutuhan pokok bagi orang - orang yang aktif untuk menunjang kegiatannya. Ada banyak pilihan kendaraan yang dapat kita gunakan seperti sepeda motor, mobil, bis dan lain - lain. Tetapi untuk praktisnya tentu kita pasti memilih sepeda motor yang dapat berliak - liuk menerobos di jalan atau gang - gang. Tetapi itupun kita akan terkendala dengan cuaca yaitu ketika cuaca hujan atau sebaliknya panas sekali tentu menjadi permasalahan tersendiri bagi kita jika kita menggunakan sepeda motor. Jadi apa dunk yang terbaik? Tentu saja menurut saya tetap memakai mobil yang tidak tidak ribet soal body dan juga fitur yang lain. Mobil yang sesuai dengan mobilitas kegiatan kita dan mendukung akan kelancaran kegiatan kita. Terus mobil apa yang sesuai ya? Dari berbagai brand dan jenis mobil, menurut saya adalah Daihatsu Sirion, kenapa? Karena 
1. Dari segi penerangan yaitu lampu proyektor yang terang tetapi tidak menyilaukan mobil lainnya
2. Dari segi audio atau suara, walaupun belum ada video tetapi sudah tersedia audio dengan fitur bluetooth, USB dan MP3 yang nyaman
3. Dari segi kecepatan sudah ada spedometer yang opitron seperti Toyota Innova seri V
4. Dari segi prediksi jarak dan konsumsi sudah ada MID yang menunjukkan konsumsi BBM dan jaraj tempuh
5. Dari segi kenyamanan ada kabin yang relatif lega dibandingkan KIA Picanto dan Nissan March, AC lumayan dingin, Suspensi yang cukup empuk dan body mungil jadi cocok di jalanan sempit dan mudah parkir.
6. Dari segi Harga tentu Daihatsu Sirion harganya lebih bersahabat (dari harga 155juta sampai 177juta tergantung spesifikasinya) dan juga irit BBM
7. Dari segi keamanan sudah ada Tilt Steering, sensor parking, lampu stop LED dan immobilizer
Dari kelebihan - kelebihan di atas tidak alasan lagi bagi kita untuk menjatuhkan pilihan ke mobil yang lain ketika Daihatsu Sirion sudah memberikan keinginan kita. Ketika impian akan mobil sudah dimiliki oleh mobil Daihatsu Sirion, maka tinggal kita saja yang harus memantapkan hati memilih yang satu ini. Mobil yang memiliki fitur lengkap, mobil yang semestinya menjadi pilihan kita bersama. Di lihat dari berbagai segipun kita akan semakin yakin dengan keunggulan - keunggulan mobil Daihatsu Sirion ini. Ga percaya? Coba saja dech.
Daftar Pustaka
http://infootomotif2014.blogspot.com/2013/10/kelebihan-dan-kekurang-daihatsu-sirion.html
http://www.hargadaihatsu.co/daftar-harga/
http://www.semisena.com/1217/spesifikasi-harga-daihatsu-sirion-2014.html

Rabu, 28 Januari 2015

LET'S SAVE OUR CHILDREN



“... Terimakasih padamu
Jasamu akan kukenang selalu
Tak pernah lelah tunjuk ajarku
Terimakasihku padamu cikgu ...”

         Pernahkah pembaca mendengar penggalan lagu di atas? Semestinya sudah seringa mendengar atau bahkan melihat filmnya. Ya, betul itulah cuplikan lagu dari film Upin dan Ipin. Begitu seringnya lagu tersebut diperdengarkan menjadikan lagu tersebut banyak dikenal dan mungkin banyak dihafalkan oleh para anak – anak. Tidak berlebihan jika mereka hafal betul lirik lagunya karena hampir setiap pagi atau sore hari film Upin dan Ipin ditayangkan. Siapa yang tak kenal tokoh Upin dan Ipin? Hampir semua orang di Indonesia mengenalnya bahkan figur tokoh Upin dan Ipin dapat menghidupi orangnya banyak. Sebagai contoh tokoh – tokoh di film Upin dan Ipin bisa dijadikan cendera mata, gambar disain kaos, balon dan lain – lain yang dapat mendatangkan materi dengan cara dijual.
Booming tokoh Upin dan Ipin bisa bertahan lama karena para broadcaster tidak ada pilihan lain guna menarik konsumen anak – anak. Tidak banyak film anak – anak yang cerita dan karakternya benar – benar anak – anak. Kita masih melihat film yang tokohnya anak – anak tetapi jalan ceritanya terlalu berat bagi anak – anak sehingga tidak menarik bagi anak – anak. Yang lebih parah lagi ada film anak – anak yang jalan ceritanya tidak pernah masuk akal atau bahkan jalan ceritanya tidak jelas, yang ada hanya pertikaian antara yang baik dan yang jahat. Lalu bagaimana film anak – anak akan disukai anak – anak. Seharusnya ada komitmen dan integritas dari pemangku jabatan entah itu pihak pemerintah pusat, Badan Sensor Film, pelaku seni, tokoh – tokoh masyarakat untuk gencar mengkampanyekan save our children. Selamatkan anak – anak kita dari budaya luar ngeri, dari lagu – lagu orang dewasa dan anarkisme. Anak – anak kita butuh keteladanan dari tontonan yang dapat menjadi tuntunan. Jangan kotori dan cemari anak – anak kita dengan budaya Upin dan Ipin dimana bahasa malaysia terasa kental sekali. Jangan biarkan mereka mencintai bahasa melayu tersebut dan meninggalkan bahasa Indonesia. Anak anak kita perlu juga kita selamatkan dari lagu – lagu orang dewasa, lagu – lagu yang tidak layak mereka konsumsi. Mereka perlu diperdengarkan lagu anak – anak yang baik dan mendidik. Masak para pelaku seni tidak bisa membuat lagu atau film anak – anak yang baik dan bermutu. Negara tetangga kita saja bisa membuat film sekelas Upin dan Ipin atau Boboboy, masak Indonesia dengan 250 juta jiwa tidak ada yang berkompeten?
Kemudian untuk para pemilik stasiun TV, ayolah beri pencerahan kepada anak – anak Indonesia untuk mencintai budayanya, negaranya dengan menayangkan tayangan yang mengulas tentang keunggulan Indonesia. Keunggulan Indonesia terdiri dari banyak sekali aspek seperti aspek seni budaya, pendidikan, teknologi dan lain – lain. Saya merasa bahwa kita mampu untuk mengembalikan masa kanak – kanak anak – anak kita. Mereka hanya butuh kehadiran kita, kehadiran negara, kehadiran orang – orang yang mencitnai anak – anak kita, para generasi Indonesia. Jangan biarkan anak – anak kita kehilangan budaya negaranya, kehilangan masa anak – anak dan kehilangan rasa cintanya kepada negeri Indonesia.

DROPBOX COCOK UNTUK GURU



         Apakah anda seorang guru? Lalu apakah anda biasa memberi tugas siswa untuk mengumpulkan lewat e-mail? Namun terkendala dengan akses atau kapasitas attachment sehingga agak menghambat proses penilaian anda. Nah ini kabar gembira dan mungkin para bapak/ibu guru belum mengetahui fasilitas yang ada di internet. Fasilitas ini memungkinkan bagi para guru untuk menyimpan data atau file – filenya, termasuk menerima kiriman tugas – tugas siswa kita. Fasilitas ini namanya Dropbox to me dan ini dapat digunakan untuk alamat pengiriman tugas siswa kita yang menggunakan akses internet. Dropbox to me lebih efisien dan efektif dibandingkan kita menggunakan fasilitas e-mail. Mengapa? Karena dropbox to me tidak memerlukan alamat e-mail pengirim jadi lebih efektif bagi siswa yang belum atau tidak mempunyai, bahkan lupa alamat e-mailnya. Asal siswa tersebut mengetahui alamat dropbox kita, maka tugas – tugas akan terkirim dengan aman.
        Lalu bagaimana caranya membuat? Begini dropbox to me sangat mudah dibuat, biar para pembaca tidak repot menulis alamatnya, ketikan saja dropbox di search engine atau google. Kemudian kita membuat account dulu dengan meng-klik sign in dan mengisi data dengan lengkap. Setelah mengisi data dengan lengkap (nama depan dan belakang, e-mail dan password) maka kita akan mempunyai account dropbox. Account dropbox itulah yang akan menjadi alamat pengiriman tugas siswa kita. Oleh karena itu, ketika siswa mau mengumpulkan tugas kita, kita sebagai guru tinggal memberikan alamat atau account dropbox misalnya www.dropbox/joko. Tugas – tugas yang siswa kirimkan akan langsung masuk ke komputer/laptop kita, dengan catatan kita komputer/laptop kita dalam keadaan online. Sedang untuk para siswa, mereka tinggal mengetikkan alamat dropbox gurunya di alamat URL, setelah muncul tinggal memilih file dan langsung klik upload. Para siswa tidak perlu menyertakan e-mail mereka atau syarat yang lain, yang pasti mereka harus online. Tetapi perlu juga diingatkan kepada para peserta didik untuk memberikan nama dan kelas pada lembar tugas mereka sebelum dikirim biar guru mengetahui itu tugas siapa. Itulah keuntungan kalau kita menggunakan dropbox, di samping itu kalau kita menggunakan dropbox kita dapat fasilitas penyimpanan sampai 2 GB dan itu dapat kita isi dengan data – data yang lain seperti foto – foto kita, foto sekolah, file – file guru dan tentu saja tugas siswa yang harus dikumpulkan. Jadi, mudah bukan dengan dropbox? Mudah bagi gurunya dan mudah pula bagi siswanya. Semoga.

Jumat, 31 Oktober 2014

TIM PENILAI ANGKA KREDIT (6)

    Hari terakhir mengikuti Bimtek Tim Penilai Angka Kredit pada hari Jum'at 31 Oktober 2014, tepatnya malam Sabtu. Sedangkan hari Sabtunya sendiri digunakan untuk packing dan tour keliling obyek wisata di Bali. Dan aku sendiri setelah mandi pagi dan makan pagi, tentu malamnya sudah memasukkan baju dan barang - barang ke dalam koper, aku mengambil koperku di kamar. Menunggu sebentar di lobi mobil jemputan yang mau mengantar kami menuju tempat - tempat yang kami inginkan. Kami berenam yaitu orang - orang yang terbang menggunakan Garuda dan turun di Yogyakarta jam 15.10 WIT. 
   Hari itu kami (Pak Tris, Bu Darsiti, Pak Tursadi, Bu Daryati) pergi ke Toko Cening yang menjual pakaian dan makanan yang lebih murah daripada membeli di Toko Krisna. Setelah pilih - pilih dan membeli barang yang diinginkan kami melanjutkan perjalanan ke Joger. Nah disini nampaknya harganya lebih mahal daripada toko lainnya. Setelah puas beli barang kami memutuskan untuk makan siang. Semua biaya kami bagi berenam baik makan siang, boarding tax dan biaya sewa mobil. Alhamdulillah barang - barang sudah kami beli sebagai oleh - oleh. Kami menuju ke bandara Internasional Ngurah Rai dan tiba di bandara jam 13.00. Kemudian kita melanjutkan dengan sholat Dhulur berjamaah di mushola bandara. Setelah selesai kami menunggu beberapa saat untuk segera boarding. Semoga lain kali aku diberi kesempatan lagi untuk diklat di luar provinsi, biar sekalian rekreasi. he..he Amin.

Kamis, 30 Oktober 2014

BIMTEK PENILAI ANGKA KREDIT (4)

    Hari ke-empat, Jum'at 31 Oktober 2014 masih melanjutkan program Bimbingan Teknis di Ruang Baris Hotel Inna Grand Bali Beach - Hotel, Resort dan Spa. Nampaknya program atau acara dipercepat sehingga menurut jadwal yang seharusnya selesai hari ke-6 Sabtu 2 November 2014 dipercepat hari ini. Sehingga nanti malam sudah dilakukan penutupan acara. Alhamdulillah lebih cepat lebih baik. Memang untuk bimbingan teknis kali ini banyak acara yang dipersingkat seperti menurut jadwal ada pre-test dan post-test tetapi tenyata tidak. 
    Acara yang akan dilalui hari ini adalah :
  1. Pemaparan tentang karya inovatif yang akan disampaikan oleh ibu Dra. Supriatun, M.Pd selama 8 jam dari jam 08.00 - 15.45 WIT
  2. Praktik Penilaian DUPAK dan Bukti fisik disampaikan dari jam 16.00 sampai jam 21.00 WIT yang disampaikan oleh Bp. Pernon Akbar

BIMTEK TIM PENILAI ANGKA KREDIT (3)

Hari Kamis 30 Oktober 2014 kita pagi masih berada di Rama Sinta Room tetapi sehabis makan siang kami pindah ke Baris Room sebelah utara kolam renang.

BIMTEK TIM PENILAI ANGKA KREDIT (2)

     Hari kedua, Rabu 29 Oktober 2014 pagi - pagi sudah bangun dan jalan - jalan ke pantai dengan teman. Memang pantai tidak terlalu jauh sehingga tinggal jalan beberapa langkah sudah sampai. Wong kamar kami dekat sekali dengan pantai Baruna. Wah.. beruntungnya saya dapat bangun pagi dan ambil foto sunset. Indah sekali subhanalloh. Puas foto - foto kami breakfast wuih..breakfast maksudnya makan pagi. Di restoran tempat makan sangat menarik karena makanan begitu lengkap dari apetizer, main course dan dessert yang begitu sayang kalo dilewatkan. Tetapi tetap harus mengingat kemampuan perut juga. 
      Setelah perut terisi dengan baik aku kembali ke kamar. Sampai dikamar mandi siap - siap untuk datang mengikuti diklat sesi pertama yaitu jam 8 pagi WIT. Hari itu kami masih berada di Rama Sinta Room, ruang yang cukup luas untuk menampung semua peserta sebanyak 168 orang. Dan nampaknya aku yang paling muda (Ssssssssstt jangan bilang2 ya?)

Selasa, 28 Oktober 2014

BIMTEK TIM PENILAI PAK (1)

   Airasia pada hari itu. Sayangnya ada perubahan penerbangan seharusnya berangkat pukul 10 pagi dimajukan menjadi 8.30 dan akibatnya aku harus meninggalkan sekolah hari itu. Padahal di sekolah juga ada acara peresmian Seni Mural dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda. Tetapi apa boleh buat tugas..tetaplah tugas he..he
Hari ini Selasa, 28 Oktober 2014 aku mengikuti Bimbingan Teknis Penguatan Tim Penilai Angka Kredit bagi PTK Pendidikan Dasar. Pagi itu aku bangun pukul 5 dan segera packing karena malamnya aku capek sekali untuk mengemasi barang - barang. Tiket pesawat sudah dibelikan teman dan alhamdulillah dapat tiket
    Sampai di bandara Ngurah Rai jam 11 siang WIT, sebab memang ada perbedaan jam antara Yogyakarta dan Bali. Bali lebih cepat satu jam dibandingkan dengan Yogyakarta. Setelah itu aku dan teman mencari taksi untuk mengantar kami menuju Hotel, tempat menginap. Dan masya Alloh hotelnya besar sekali. Sampai di hotel jam 12 siang dan melakukan registrasi dan dilanjutkan mencari kamar. Tetapi nampaknya belum beruntung segera dapat kamar, sehingga kami memutuskan untuk makan siang dulu. Ternyata sajian makan siang cukup banyak sehingga tidak dapat menikmati semua makanan yang ada he..he
     Hotel Inna Grand Bali Beach Jalan Hangtuah, Sanur Bali. Menurut penelusuranku melalui mbah Google, hotel tersebut adalah hotel berbintang lima. Jadi lebih krasan tinggal disini wkwkwk :v
Acara dilangsungkan (seharusnya) pukul 15.15 WIT dengan agenda Pre-Test dan dilanjutkan dengan acara pembukaan yang akan diisi oleh Direktur Pembinaan PTK Dikdas, Sumarna Surapranata, Ph.D. Namun agaknya acara akan molor tidak bisa tepat waktu, yah..sepeti acara - acara di Indonesia..Jam karet. Tetapi supreise juga sich ketika acara dilangsungkan di sebuah hotel yang megah,
    Menurut undangan dari Dirjend Dikdas bimtek berlangsung selama 6 hari dari tanggal 28 Oktober 2014 sampai tanggal 2 November 2014. Semoga bimtek ini membawa barokah, berkah dan aku bisa amanah menjalankan tugas sebagai salah satu Tim Penilai Angka Kredit. Semoga

Minggu, 26 Oktober 2014

HARI YANG MELELAHKAN

     Hari Senin, 27 Oktober 2014 hari yang melelahkan bagiku. Bayangkan dari pagi sudah tidak konsen untuk mengajar sebab kita berencana mempersiapkan untuk upacara Sumpah Pemuda ke - 86. Pagi itu akan diadakan gladi bersih dengan melibatkan semua siswa dari kelas 7 sampai kelas 9. Tepat jam 07.30 WIB akan dimulai Upacara Sumpah Pemuda dengan melibatkan Muspika kecamatan Bambaglipuro ; Camat Bambanglipuro, Kapolsek, Kepala UPT, Lurah Desa, Pamong dan Dukuh sekitar. Di samping itu juga mengundang peserta Upacara dari siswa siswi SMA dan SMK, SMP dan SD. Menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMPN 2 Bambanglipuro yang dipercaya untuk mengadakan petugas upacara. Padahal rencananya sekolah sudah mengagendakan untuk mengundang kepala dinas pendidikan dasar kabupaten Bantul sebagai inspektur Upacara. Nah rencana kita itu direspon oleh muspika kecamatan dengan keinginan untuk terlibat dala upacara. Biarpun begitu mereka akan mengikuti dan manut dengan agenda sekolah kita.
    Kegiatan kami sudah dirancang dengan matang sebagai berikut dan itulah yang membuat saya lelah sekali hari ini :
  1. Jam 07.00 - 07.30 Persiapan Upacara 
  2. Jam 07.30 - 08.10 Upacara Hari Sumpah Pemuda ke - 86 Tahun 2014 dengan Irup Bp. Drs. H. Totok Sudarto, M.Pd (Kepala Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Bantul)
  3. Jam 08.10 - 09.00 Apresiasi Seni Mural dan Peresmian Seni Mural di lingkungan SMPN 2 Bambanglipuro
  4. 09.00 - 09.15 Break dan Pembagian Kenang - kenangan (Majalah Sekolah)
  5. 09.15 - 09.30 Kunjungan Kelas Model Kelas Unggulan dengan implementasi Kurikulum 2013
  6. 09.30 - 10.00 Sekilas tentang SMPN 2 Bambanglipuro (Prestasi Akademik dan Non Akedemik)
  7. 10.00 - 11.00 Seminar tentang Motivasi Berprestasi dari Bimbel Ganesha Operation
  8. 11.00 WIB Penutupan acara
Itulah acara yang akan kita lalui pada hari Selasa, 28 Oktober 2014 sehingga untuk persiapan sendiri cukup menguras tenaga. Aku merasa lelah sekali hari ini.

Kamis, 23 Oktober 2014

SENI MURAL SMPN 2 BAMBANGLIPURO

    Penulis tidak banyak tau kapan pertama kali seni mural ini ada, yang jelas seni sudah ada di masa prasejarah atau jaman dinosaurus. Sebagai bukti adalah ditemukannya lukisan atau pahatan yang ada di dalam tembok - tembok gua atau di batu - batu besar. Tetapi bukan itu alasannya, SMPN 2 Bambanglipuro mengadakan lomba melukis tembok atau mural. Hal ini dilakukan untuk memperingati hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2014 yang jatuh pada hari Selasa. Nah untuk apresiasi dan peresmian tersebut sekolah mengundang kepala dinas untuk datang sebagai inspektur upacara dan juga nantinya meresmikan hasil seni mural dengan membubuhkan tanda tangan di tempat yang sudah disediakan. Tentu space itu sudah ditentukan.
Kebetulan saat upacara yang akan diadakan oleh SMPN 2 Bambanglipuro dengan mengundang kepala dinas pendidikan dasar kabupaten Bantul, ternyata juga akan dihadiri oleh camat Bambanglipuro, Kapolsek, Lurah, pamong dan dukuh di kecamatan Bantul. Entah mengapa mereka melaksanakan upacara dengan bergabung di SMPN 2 Bambanglipuro? Tetapi itu bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi sekolah karena lebih bisa mempromosikan sekolah lebih luas lagi. Di samping keuntungan juga mengandung resiko atau tantangan tersendiri jika nanti upacaranya tidak bagus. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan berlatih dan gladi bersih yang maksimal. Semoga dapat mengharumkan nama sekolah lagi pada event tersebut.

Sabtu, 18 Oktober 2014

PENGUMUMAN PEMENANG LPIR 2014

    Masih nyesek..kalau ingat LPIR Tahun 2014, bayangkan saja kejuaraan tinggal didepan mata tetapi semua nampak lenyap..hilang dan tidak berbekas. Karena hanya para juaralah yang akan dikenang perjuangannya..kerja kerasnya. Sedang kami? Tentu tidak karena kami tahun ini belum beruntung..belum berhasil seperti tahun 2013. Perjuangan kami dari berangkat meninggalkan anak dan istri, meninggalkan tugas di sekolah "hanya" untuk menemani dan melihat keberhasilan lagi..tetapi ternyata....?
    Itu baru perjuangan ketika berangkat, belum perjuangan di tempat lomba, kami harus mencari tempat menginap sendiri sebab kalau menginap bareng peserta lomba jelas mahal karena biaya menginap di hotel sangatlah mahal, Akhirnya kami mendapatkan kos -kosan juga walaupun tidak dekat sich..ya jaraknya 1,5 km dari hotel. Hampir 2 kali sehari aku jalan dari kos menuju ke hotel tempat anak - anak lomba. Bayangkan betapa pegalnya kaki dan badan ini. Belum untuk makan kami harus mencari tempat makan yang sesuai dengan selera (keuangan) kami. Soal baju? Untuk soal baju aku harus mencuci sendiri baju sebab tidak ada laundry dekat tempat kos. Mau ga mau harus mencuci sendiri.
    Lalu soal LPIR? Untuk anak - anak memang sudah dilatih dengan maksimal sampai anak sendiri sudah bosan untuk berlatih. Sayangnya hari itu anak (ketua) peserta ditemani oleh para anggotanya yang menurutku tidak efektik sebab membuat anak tidak focus dengan kegiatan lomba. Fatalnya lagi anggota kelompok juga disuruh untuk ikut presentasi..waduh..tragisnya dia ikut menjawab pertanyaan dewan juri ketika ketua kelompok menthok tidak bisa menjawab. Ya..itulah nasib.
    Akhirnya nasib memtuskan bahwa kami belum juara, kami tidak bisa membawa pulang medali..kami hanya pulang dengan tangan kosong dan rasa malu. Kok malu? Bagaimana tidak malu dari 7 peserta dari yogyakarta hanya satu yang membawa pulang medali. Dan itu peserta yang tidak didampingi guru sekolahnya. Sedang kami yang mendampingi peserta sampai Banten tidak mendapat apa - apa. Tragis bukan? Waduch...kok melantur..ok bagi pembaca yang ingin lihat hasil pengumuman pemenang LPIR tahun 2014 dapat langsung klik disini

PENULIS SOAL BAHASA INGGRIS KABUPATEN

    Tidak mudah menjadi seorang penulis soal tingkat kabupaten, tetapi kesulitan itupun aku jadikan sebagai tantanga tersendiri. Keasikan itu aku rasakan ketika hari menjelang dateline pengumpulan soal, aku harus kerja keras untuk mengumpulkan materi soal - soal bahasa Inggris. Dari teks advertisement, announcement, invitation, procedure text, recount text, descriptive text dan lain - lain. Nah untuk mencari materi atau bahan soal soal aku sering browsing di internet tetapi ada juga yang aku cari di sekitar lingkungan kita.
   Kadang juga aku memotret advertisement yang ada di koran, terutama koran yang berbahasa Inggris. Di samping itu untuk notice atau warning/caution aku sering mencari ketika dalam perjalanan. Misalnya bepergian menggunakan pesawat terbang maka akn singgah di bandara, nah di bandara tersebut pasti banyak notice/caution/warning yang tertera. Sehingga aku tinggal memotret dan menggunakan untuk bahan soal - soalku, tentu saja aku harus membuat soal tentang teks yang kudapat tersebut. Tetapi itu tidak terlalu masalah, yang penting teks - teks yang kudapatkan sangat otentik karena ada di sekitar kita. Ya memang sich ada juga yang terdapat di internet tetapi lebih baik diutamakan yang ada di sekitar kita.

Kamis, 16 Oktober 2014

THE INTERNATIONAL SEMINAR

   Hari Kami dan Jum'at tanggal 16 - 17 Oktober 2014, aku mengikuti seminar internasional yang menampilkan beberapa presenter baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Hampir semua naskah membicarakan tentang pembelajaran jarak jauh yang menggunakan perangkat teknologi. Ya memang judul seminarnya juga tentang itu " Emerging Current and Future Potential Technology for Distance Education". Yah lumayanlah dapat ilmu yang banyak dalam menggunakan alat atau aplikasi karena diberikan informasi tentang pembelajaran menggunakan blog (walaupun ini agak meragukan bisa digunakan secara efektif dan efisien) sebab blog gitu loch terlalu terbuka untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar sehingga semua orang bisa kasih komment dan orang juga akan tau komen guru terhadap tugas anak) terlalu memalukan untuk diketahui orang banyak jika nilainya jelek), Google Drive, Google+ dan Edmodo