Jumat, 19 Juni 2015

LAPORAN WORKSHOP LPIR



 “Workshop Pembinaan Lomba Penelitian Ilmiah Remaja”
Oleh Direktorat Pembinaan SMP, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
           



                            

         Surat Tugas dari Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah raga Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor: 800/11594 tertanggal 5 Desember 2013 tentang Tugas mengikuti Workshop Pembinaan Lomba Penelitian Ilmiah Remaja oleh Direktorat Pembinaan SMP, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan


                            

Hari                 : Jum’at s/d Senin
Tanggal           : 13 s/d 16 Desember 2013
Tempat            : Hotel Kusuma Sahid Solo
                          Alamat Jl. Sugiyopranoto No.20 Telp (0274) 646356






1.      Prof. Dr. Ir. H. Wahyuddin Latunreng dari Ketua Dewan Juri LPIR Kemendikbud (HP:0816888669/081399950664 pin 25e67dc9)
2.      Prof. Baharudin Tappa dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (HP: 08129221687) dan E-mail : btappa@yahoo.com
3.      Ir. Mohammad Zainudin, M,Eng dari Direktorat Paten, Ditjen HKI, Kementerian Hukum & HAM RI (HP: 08128214719) mzaind2003@yahoo.com
4.      Agus, Ph.D dari Dosen UPI dan juga sebagai Juri LPIR bidang IPS dan Kemanusiaan
5.      Iroh Siti Zahroh, S.Pd, M.Pd dari LPMP Banten juga sebagai Juri LPIR bidang IPS dan Kemanusiaan (HP: 081384774565) dan E-mail :  tenri_adhiza@yahoo.co.id.
6.      Prof. Hertien Koosbandiah Surtikanti dari Dosen UPI dan juga sebagai Juri LPIR bidang IPA dan Lingkungan (HP: 0811217034) dan E-mail:hertien_surtikanti@upi.edu
7.      Agung Widodo dari Juri Lomba Karya Jurnalistik Siswa
8.      Tim Indo Karakter sebagai motivator






Workshsop Pembinaan Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) tingkat SMP diikuti para guru SMP perwakilan dari provinsi berjumlah 198 orang dengan kualifikasi dan rincian sebagai berikut :
1.      Berkualifikasi IPS dan Kemanusiaan : 66 orang
2.      Berkualifikasi IPA dan Lingkungan : 66 orang
3.      Berkualifikasi Pengetahuan Teknik dan Rekayasa : 66 orang





No
Hari/Tanggal
Pukul
 Catatan Kegiatan
1
Jum’at, 13 Desember 2013
19.30 – 21.00
Upacara Pembukaan oleh Wakil Dirjen Dikdas Dir. PSMP dan dilanjutkan pembekalan materi LPIR oleh Bp. Prof. Dr. Ir. H. Wahyuddin Latunreng dari ketua Dewan Juri Kemendikbud.
2
Sabtu, 14 Desember 2013
08.00 – 09.00
Penjelasan Teknis oleh Panitia
09.00 – 11.00
Penjelasan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) oleh Direktorat Haki, Bp. Ir. Moh Zainudin, M.Eng dan untuk hasil karya yang sudah dipatenkan dapat dilihat di http://www.dgip.go.id
11.00 – 11.15
Istirahat
11.15 – 13.00
Pembinaan LPIR oleh Juri bidang IPS dan Kemanusiaan, Bp. Dr. Agus dan Ibu Iroh Siti Zahroh, S.Pd, M.Pd
13.00 – 14.00
Ishoma
14.00 – 15.30
Lanjutan…Pembinaan LPIR oleh Juri bidang IPS dan Kemanusiaan, Bp. Dr. Agus dan Ibu Iroh Siti Zahroh, S.Pd, M.Pd dengan membuat kelompok dan penulis termasuk kelompok 6. Setiap anggota kelompok harus membuat 3 judul penelitian untuk dilombakan dengan kelompok lain.
15.30 – 16.00
Istirahat
16.00 – 17.30
Lanjutan…Pembinaan LPIR oleh Juri bidang IPS dan Kemanusiaan Bp. Dr. Agus dan Ibu Iroh Siti Zahroh, S.Pd, M.Pd dengan diskusi untuk menentukan judul yang sesuai yang akan diangkat untuk Lomba antar kelompok dan juga membuat presentasi kelompok.


17.30 – 19.00
Ishoma
19.00 – 21.00
Peningkatan motivasi peserta workshop Pembinaan LPIR oleh Indo Karakter
3
Minggu, 15 Desember 2013
08.00 – 12.00
Lanjutan…Pembinaan LPIR oleh Juri bidang IPS dan Kemanusiaan Bp. Dr. Agus dan Ibu Iroh Siti Zahroh, S.Pd, M.Pd dengan praktek presentasi karya pilihan tiap kelompok. Ada 8 Kelompok dan setiap kelompok hanya menampilkan satu karya terbaik untuk lomba antar kelompok.
12.00 – 13.30
Ishoma
13.30 – 17.30
Informasi tentang Lomba Karya Jurnalistik Siswa tahun 2014 oleh Tim LKJS
17.30 – 19.00
Ishoma
19.00 – 21.00
Pembekalan dan Pengumuman
Kelompok terbaik.Untuk lomba kelompok bidang IPS dan Kemanusiaan, kelompok 6 menjadi juara I atau terbaik dengan mengangkat tema Pengaruh Kesadaran Masyarakat  Terhadap Pelestarian Hutan Tutupan Adat Sebagai Upaya Penyelamatan Lingkungan Di Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat” dan mendapat hadiah kain dari Bp. Prof. Dr. Ir. H. Wahyuddin Latunreng

4
Senin, 16 Desember 2013
08.00 – 09.00
Acara penutupan dan para peserta pulang





1.   Diketahui dan diperoleh sistematika laporan penelitian yang baku untuk LPIR
2.   Ada 3 kriteria sebuah naskah diterima atau terseleksi dari para juri yaitu (a). Judul up to date (kekinian) atau unik (b).Unsur penelitiannya ada, jadi bukan proses pembuatan semata (c). Nilai kepedulian siswa terhadap lingkungannya
3.   Esensi penelitian ada 3 yaitu (a). membandingkan :”Dampak…dst (b). mengetahui effek : “Pengaruh… dst” (c). memberi hal baru/mengetahui sesuatu yang baru.
4.   Mengetahui tentang Hak Karya Interlektual (HKI) yaitu (a). Hak Cipta : Ilmu Pengetahuan, Seni, Sastra dan lain-lain, (b). Hak Milik Industri : paten, merk, design, rahasia dagang, dan Perlindungan Varietas Tanaman (PVT).
5.   Ada informasi tentang Lomba Karya Jurnalistik Siswa (LKJS) tahun 2014 dan penjelasan tentang tema, ketentuan dan pengertian tentang istilah – istilah yang ada dalam dunia jurnalistik.





            Demikian laporan hasil workshop Pembinaan LPIR tingkat SMP yang ditugaskan kepada saya. Ada kurang dan lebihnya saya mohon maaf yang sebesar – besarnya. Akhir kata saya ucapkan terimakasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada saya,                             

Minggu, 03 Mei 2015

DOA YANG SPESIFIK

     Mungkin menjadi tanda tanya dengan judul artikel di atas, tetapi benarkan bahwa kita berdoa perlu spesifik atau rinci? Bukan karena kita meragukan Tuhan yang mungkin tidak tau maksud hati kita, bukan itu. Namun menurutku kita perlu berdoa spesifik dengan maksud menegaskan tentang tekad kita, niat kita di samping itu doa atau pesan yang ingin kita sampaikan lebih detail. Itu lebih mudah bagi Tuhan untuk mengabulkan. Bayangkan jika kita berdoa kurang spesifik, mungkin maksud kita dapat nilai 9 tetapi kita berdoa agar diberi nilai yang maksimal. Bisa saja Tuhan memberi nilai kita kurang dari 9 karena dianggap itulah nilai maksimal yang bisa atau pantas kita peroleh. Lalu apa perlu kita marah kepada Tuhan karena harapan doa kita tidak sesuai dengan kenyataan. Apakah itu salah Tuhan? Tidak bukan? Mungkin saja itu salah kita yang tidak jelas maksudnya. Kenapa sih tidak terinci saja doanya sehingga mudah dipahami.
    Itulah yang kadang membuat kita bertanya - tanya kenapa doa kita tidak pernah diijabah? Menurutku ya mungkin karena kita berdoa dengan bahasa yang tidak jelas, abstrak dan bahasa kita yang idealis yang mengganggap Tuhan pasti tau maksud kita. Namun yang tidak kita sadari adalah Tuhan itu mempunyai barometer dan ukuran sendiri mengenai baik, buruk, cukup dan lain - lain, dan mungkin itu berbeda dengan ukuran manusia. Bagi Tuhan itu cukup yang sebatas ini tetapi manusia cukup itu bisa bermakna yang lebih atau bermakna yang lain. Ada yang perlu kita ketahui bahwa bahasa yang kita gunakan pasti bisa dipahami Tuhan, tetapi maksud dari doa kita itu yang bisa bermakna ganda yang sering juga menimbulkan salah tafsir. Apakah Tuhan bisa salah tafsit? Tidak, bukan begitu maksud saya, maksud saya adalah Tuhan pasti memberi dengan skala sendiri dan mungkin berbeda dengan ukuran kita. Oleh karena itu tidak ada salahnya jika eanda berdoa lebih spesifik, terinci atau detail dengan harapan bahwa doa kita akan dikabulkan seperti yang benar - benar kita ucapkan. Persis.Di samping itu doa yang spesifik dapat memotivasi kita untuk benar - benar membuat kita menghayati dan paham serta pada akhirnya ingin meraih dengan gigih.

Selasa, 14 April 2015

MENJADI ORANG PENTING

   Kadang sedikit membanggakan menjadi orang yang sangat berperan dalam komunitas atau dunia kerja. Namun ternyata batu sandungan banyak menghalangi sebagai contoh ada sentimen pribadi, ada ketidak sukaan, ada kekhawatiran atas eksistensinya dan lain - lain. Hampir ada saja orang yang memandang bahwa negatif terhadap apa yang kita lakukan. Apapun usaha dan kegiatan yang kita lakukan, pasti ada yang negatif thinking padahal diri ini tidak pernah berambisi untuk meraih jabatan tertentu atau materi tertentu. Tidak sama sekali. Apa sih yang kita cari dalam hidup ini kecuali keberkahan terhadap apa yang kita lakukan selam ini. Hanya kadang memang masih banyak orang yang memandang kita ambisius dan overlapping. Walaupun menurut penulis sah - sah saja ketika tugas itu diserahkan orang lain jalannnya amburadul atau malah tidak jalan sama sekali. Bagaimanapun perlu kejelian seorang pimpinan dalam memandang anak buahnya apakah ia bekerja dengan ikhlas atau dia bekerja dengan pamrih?
  Itu pula yang menjadi ganjalan penulis, bahwa selama ini bekerja dengan keras dan hampir semua sukses serta memberikan kebaikan untuk sekolah, tempat kerja penulis. Tapi ya itu tadi masih ada yang bilang; apa - apa pak X. Bagi penulis itu mungkin resiko, ya resiko seorang bawahan yang diamanati oleh pimpinan. Namun ketika pimpinan berganti, suasana tempat kerjapun berubah, ada yang sering lapor, ada yang suka cari muka dan lain - lain. Kenapa mereka tidak berlomba untuk adu program? Program yang ada malah diminta untuk dikelola. Apa bisa lebih baik? Semestinya program tersebut dievaluasi dan dihilangkan hal - hal yang negatif dan diperbaiki, bukan mengganti dengan program yang baru. Bagaimanapun biarlah mungkin semua orang ingin berperan, mungkin semua orang ingin dianggap dan ingin berjasa. Semua orang senang one man show. Itu bagus ketika porposional dan profesional jika tidak maka anaklah yang akan menjadi korban percobaan.
  Sementara untuk penulis sendiri, biarlah mungkin ini saatnya menepi membiarkan orang lain berperan dan berjasa untuk sekolah ini. Cukuplah peranku saat ini seperti ini, mudah - mudahan aku dapat mengikhlaskan. Semua sudah ada yang mengatur namun memang agak sedikit merisaukan ketika melihat orang lain mengambil alih sesuatu yang selama ini dijalankan, hanya untuk kepentingan materi saja. Menjadi orang penting bukanlah satu - satunya cara untuk dapat berjasa bagi sekolah ini, siswa ini dan juga beramal. Semoga aku bisa mengikhlaskan sesuatu itu berubah menjadi seperti sekarang ini. Tidak ada yang kukejar dalam hidup ini, bukan jabatan atau materi yang kukejar, aku hanya ingin berbakti, mengabdi dan beramal untuk akhiratku. Selebihnya adalah bonus dari Tuhan tentang kerja kerasku selama ini.

GALAU HATIKU

   Entah darimana datangnya kata 'galau', yang kutahu galau adalah keadaan yang tidak tenang karena ada sesuatu yang sedang dipikirkan. Galau membuat hati tidak nyaman, begini salah begitupun juga salah, kadang merasa ada yang tidak tepat, tidak pas tetapi tidak tau apa itu. Galau hanya dapat ditepis dan dihilangkan ketika apa yang ada dalam pikiran atau hati kita dapat kita lakukan. Minimal mengetahui jawaban dari hati yang bimbang dan ragu - ragu. Galau membuat hidup tidak tentram dan serba salah, oleh karena itu perlu solusi yang tepat. Memang tidak perlu berobat karena bukan penyakit yang bisa ditedeksi atau diperiksa oleh dokter kemudian diberikan resepnya.
  Galau dapat diobati dengan cara yang sangat ringan tetapi pasti manjur, ya bagi orang Islam atau Muslim kita dapat menghilangkan galau dengan mendengarkan tadarus atau kalau bisa baca Al-Qur'an lebih baik baca Al-Quran. Yang jelas jangan biarkan perasaan galau berlarut - larut dan ga jelas. Dengan membaca Al-Qur'an, hati terasa tentram, nyaman dan damai karena kita merasa dekat dengan Tuhan kita merasa ada yang kita ajak curhat. Kita merasa tidak sendirian tetapi ada kawan yang setia menemani dan mendengar kita. Sebelum membaca Al-Qur'an pun kita dianjurkan untuk mengambil air wudhlu, dengan basuhan air tersebut kita merasa sejuk dan nyaman. Apalagi kita lanjutkan dengan membaca Al-Qur'an lengkaplah sudah pengharapan kita. Kita dapat berserah diri dengan apa yang kita alamai dan kita juga dapat mengadu dengan apa yang kita rasakan. Tanpa kita mencari solusi terhadap kegalauan kita, kegalauan kita kan semakin membesar dan berlangsung lama. Akhirnya hal itu akan mempengaruhi hidup kita, belajar kita, sekolah kita dan keseharian kita. Oleh karena itu kawan, jika galau menyerang segeralah cari air wudhlu dan raihlah Al-Qur'an untuk dibaca. Bertawadu dan berserah diri  kepada Alloh untuk semua yang terjadi di dunia ini. Mungkin kita akan menemukan jawabnya dan ada hikmah di setiap kejadian dan perasaan.

Senin, 13 April 2015

BERKAH SEBUAH PENGORBANAN

   Perlu kita meyakini bahwa setiap pengorbanan sekecil apapun pasti akan ada hasilnya. Kita juga perlu meyakini bahwa pengorbanan yang besar pasti dapat hasil atau berkah yang besar walaupun bisa jadi hasilnya berbeda. Artinya ketika kita sudah berkorban besar - besaran, bisa jadi hasilnya kecil ataupun malah tidak membawa hasil. Pengorbanan bisa berbagai macam bentuknya dari pengorbanan tenaga, pikiran dan mungkin pula biaya. Namun apapun pengorbanan kita jika kita meniatkan untuk ibadah maka tentu tidak akan membawa ke pintu penyesalan. Semua ada konsekuensinya, kalau kita berkorban dengan ikhlas tidaklah perlu kita mengharapkan apa - apa kecuali berharap mendapatkan pahala. Sebab pamrih yang kita harap dari orang lain hanya bersifat semu dan mungkin tidak bertahan lama. Orang hanya akan terkesima sesaat, karena terlalu banyak kejadian di dunia ini yang harus mereka ingat. 
  Pengorbanan yang baik adalah yang tumbuh dari hati nurani dan penuh keikhlasan yang membuat kita bersemangat untuk melakukan. Sebab yang memberi imbalan adalah sang pencipta bumi dan langit, dzat yang mampu melakukan apapun. Bahkan mampu membolak balikkan hati seseorang, dari hati yang penuh cinta menjadi hati yang penuh luka dan dendam. Tetapi apapun itu, jika niat kita niat yang baik, yang tulus percayalah bahwa pasti Tuhan akan menolong kita dalam keadaan apapun. Di saat kita tidak memiliki harapan lagi atas pertolongan orang lain, satu - satunya yang dapat kita mintai bantuan adalah Tuhan YME. Dialah tujuan kita hidup dan kepadanyalah pengorbanan ini kita berikan, jangan ragu atau malah itung - itungan dengan-Nya. Tuhan tidak pernah berhitung dengan umatnya, dengan kita, apa yang tidak kita mintapun Dia beri, bahkan diberi dengan melimpah. Apa yang tidak? Ya..yang tidak ya kita tidak menyadari sehingga kita tidak pandai bersyukur. Ketika kita tidak pandai bersyukur maka yang kita rasakan adalah kurang terus dan pada akhirnya kita tidak mendapat berkah dari apa yang kita lakukan.
   Pernahkah anda merasa menyesal pernah melakukan sesuatu? Pasti pernah. Entah hal tersebut anda sesali karena berakibat buruk atau hal tersebut ternyata hanya sia - sia. Okelah anda menyesali apa yang anda lakukan atau korbankan tetapi biarlah itu hanya sesaat saja, tidak perlu berlarut - larut. Masih banyak hal yang dapat kita lakukan selain berlama - lama menyesali. Ayolah..hidup ini terlalu indah untuk kita selali, lakukan saja apa yang ingin kamu lakukan. Berkorbanlah jika kamu ingin mengetahui apa hasilnya. Apapun pergorbanan yang kamu akan berikan, perlu kamu pastikan bahwa kamu berkorban dengan ikhlas.
  

NILAI KEBAHAGIAN DALAM HIDUP

   Nilai bahagai? Mungkin sesuatu yang abstrak tetapi kita dapat merasakan bahwa hidup kita bahagia. Mungkin tidak perlu harta yang banyak, tidak perlu jabatan yang tinggi dan mungkin tidak perlu rejeki yang melimpah. Ya..benar itu. Kita tidak memerlukan itu semua ketika apa yang kita punyai sekarang dan apa yang kita lakukan sekarang ini sudah membuat kita merasa cukup. Walaupun serasa kasat mata dan orang lain memandang hidup seolah biasa saja. Tidak ada hidup glamor, foya - foya dan bermewah mewahan, yang ada hanya hidup pas - pasan. Itu saja kita sudah merasa cukup. Apapun kehidupan kita saat ini itu yang berarti dan bermakna dalam hidup kita sebab kita dapat menciptakan kebahagiaan kita sendiri.
  Rumah yang seadanya atau bahkan rumah saja kita ngontrak bahkan mungkin malah kita tinggal di rumah mertua. Tetapi makna hidup kita bersama orang - orang yang tercinta memberi aura kebahagiaan kita. Sehingga tidak ada lagi yang kita inginkan, hanya kebersamaan bersama orang yang kita kasihi. Kita meyakini bahwa bahagia tidak bisa diukur dengan rumah megah dan modern, bukan itu, tetapi aktifitas dan suasana dalam keluarga itulah yang bikin kita merasa bahagia. Rumah hanya benda yang dapat kita peroleh dan kita bisa kehilangan.
   Keluarga yang sempurna, ada istri/suami dan anak - anak yang lucu - lucu yang sehat, baik jasmani maupun rohani. Anak - anak yang gesit, senang bermain dengan semangat dan mungkin anak yang cerewet, itulah yang membuat rumah kita, keluarga kita lengkap dan bahagia.Apa bahagia sesimpel itu? Menurut penulis ya sesimpel itu. Karena bahagia itu masalah hati bukan mata, kalau mata tentu kita bisa tertipu dengan wujud benda, tertipu dengan penampakan yang hadir di depan mata kita. Tetapi jika hati, kita tidak akan pernah dapat bersandiwara atau menipu karena hati itu suci dan murni. Jadi kata hati adalah kata yang kita rasakan. Oleh karena jika kebahagiaan belum dapat kita rasakan maka kita dapat menciptakan kebahagiaan kita.

Minggu, 12 April 2015

SOPAN SANTUN, PERLUKAH?

     Pernah ga anda bertemu orang yang tidak mempunyai sopan - santun? Kebayang kan bagaimana jengkelnya? Dia meludah sembarangan, duduk dengan mengangkat kakinya, merokok dengan seenaknya menyemburkan asapnya ah..pokoknya kegiatan yang terasa mengganggu sekali. Apakah mereka tidak menyadari? O..tentu mereka menyadari melakukan itu, hanya karena apa yang mereka lakukan sesuatu yang menjadi kebiasaan maka ya begitulah tidak berdosa sama sekali melakukannya. Terasa ga adilnya? Mereka bisa seenaknya sementara kita tidak. Menurutku tidak juga, apa yang mereka lakukan adalah memperlihatkan seberana kualitas dia, seberapa humannya mereka, seberapa peka mereka dengan lingkungan dan seberapa tinggi iman serta seberapa dalam pendidikan mempengaruhinya. Jadi menurut saya tidak perlulah kita membalas dengan melakukan hal yang sama. Justru kita ditantang bahwa dalam kondisi tersebut kita dilatih sabar dan kita diuji tentang seberapa kualitas kita. Kalo kita membalas dengan melakukan hal yang sama maka kita senilai dan sama dengan mereka. Kenyataannya kita tidak sama bukan? Kita berjiwa besar, kita lebih daripada mereka.
     Kita lebih educated, kita lebih beriman dan kita lebih peduli dengan sekitar kita dan yang tidak kalah pentingnya Tuhan mengetahui semua gerak - gerik kita. Artinya Tuhan mencatat seberapa kuat iman kita menghadapi godaan untuk berlaku hal yang sama. Bukankah dianjurkan bagi kita bahwa hal - hal yang tidak baik tidak perlu kita contoh? Kita harus mencontoh hal - hal yang baik dan membawa manfaat bagi kita. Dengan melakukan hal - hal yang baik siapa tau kita mendapat pahala yang berlimpah, apalagi kalo kita berkenan memaafkan perilaku yang tidak terpuji tersebut dan mendoakan semoga diberi pencerahan dan kembali ke jalan yang benar. Kita hidup itu bermasyarakat, bertetangga dan bersosialisasi yang membutuhkan bantuan orang lain, membutuhkan pertolongan orang lain sekecil apapun bentuknya. Dengan melakukan hal - hal yang baik maka tentu saja kita akan mudah mencari pertolongan. Lalu bagaimana dengan orang - orang yang di atas?
     Orang - orang yang di atas tidak pernah menghargai keberadaan kita, tidak pernah menganggap kita ada. Jadi mungkin saja mereka akan minta bantuan kita ketika mereka terdesak atau tidak ada cara lain yang dapat mereka lakukan kecuali minta pertolongan kita. Lalu apakah orang akan memberi bantuan? Ya..tergantung orangnya, kalo orangnya masih ingat dengan kelakukan orang tersebut, maka orang - orang akan enggan membantu. Kalaupun mau mungkin dengan terpaksa atau tidak ikhlas yang menyebabkan hasilnya kurang maksimal. Oleh karena itu sebelum terlanjur marilah kita peduli dengan orang lain, jangan seenaknya sendiri karena ketika orang lain seenaknya sendiri kepada kita, tentu kita juga tidak mau. Kita perlu menyadari bahwa hidup lebih nyaman dan tentram ketika dapat saling memahami dan pengertian sesama. Pada akhirnya kalau hidup penuh pengertian maka hidup akan lebih mudah. Semoga

Senin, 06 April 2015

BANTUAN BLOCK GRANT MGMP BAHASA INGGRIS

    Hari Senin, 6 April 2015 saya dapat undangan untuk menghadiri Acara Sosialisasi Bantuan Langsung Peningkatan Karir PTK SMP melalui MGMP SMP. Acara tersebut dilaksanakan di Bandung Jawa Barat. Berhubung surat dari Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Bantul agak telat maka aku baru dapat info hari Sabtu dan terus mencoba untuk pesan tiket. Aku pikir - pikir untuk naik pesawat kok malah lebih sulit, mana bandara jauh dan pesawat yang ada 'hanya' Wingair, tidak ada Garuda. Di samping itu juga cuaca alam yang tidak bersahabat akhir - akhir ini membuat aku memutuskan naik kereta api saja. Berhubung pesen tiketnya agak mendadak maka aku dapat kereta api Argo Wilis, ya..kereta eksekutif. Ya...iyalah wong jauh nanti kalo kereta yang laen mana capek, jauh dan harus mikir lagi. Oleh karena itu aku kereta api tersebut, lagian dibayari panitia, tidak perlu bayar ongkos sendiri jadi siplah.
   Aku tiba di hotel Marbella, Jalan Dago Jawa Barat jam 19.30 WIB dan langsung mencari panitia acara. Tetapi aku pikir lebih baik check in ke kamar dulu, menaruh tas dan jaket baru mencari panitia untuk regristasi. Setelah dapat kamar aku menuju ke panitia untuk melakukan pendafataran peserta. Ternyata belum semua peserta datang, akupun menuju kembali ke kamar untuk istirahat. Lho? kok istirahat? Ya..ga papa kan istirahat sebenatar untuk memanjangkan kaki he..he. Akhirnya aku mandi dan santai sejenak kemudian masuk ke ruang pembukaan acara. Walaupun agak telat tetapi ga jadi masalah wong baru pembukaan. Semoga semangat pagi lebih besar besok. Ok tidurlah dulu ya?

Senin, 09 Maret 2015

SURAT DAN JADWAL KEGIATAN WORKSHOP

    Alhamdulillah pelaksanaan workshop pengembangan karier guru telah berjalan dengan sukses dan lancar, tanpa halangan yang berarti. Dengan perjuangan selama ini, terbayar sudah letih, lelah dan kerepotan selama ini (sebelum, selama dan sesudah workshop). Kami panitia merasa puas dengan hasil kerja kami yang tanpa kenal lelah untuk mengadakan workshop yang baru pertama kali adakan. Artinya kami belum pernah mengadakan acara ini sebelumnya. Acara yang sudah kami laksanakan selama ini baru seputar Try out, Lomba - lomba dan Bazaar Pendidikan. Itupun kayaknya tak serepot ini karena kami, panitia hanya berlima yaitu :
  1. Joko Sulistya, M.Pd sebagai ketua Forum Peduli Profesi Guru (FPPG)
  2. Projo Sukardi, M.Pd sebagai wakil ketua
  3. Nugrahani Sri Lestari, S.Pd sebagai Sekretaris FPPG
  4. Dra. Suharyanti sebagai bendahara  1
  5. Rusti Hartini, S.Pd sebagai bendahara 
Itulah yang membuat kami lebih bangga karena kami hanya berlima tetapi masih bisa membuat event sekelas dan sekeren itu. Bayangkan saja para pesertanya terdiri dari para guru TK, SD, SMP dan SMA/SMK. Belum lagi mereka berasal dari berbagai macam kabupaten (Kab Gunung Kidul, Kab Sleman, Kotamadya Yogyakarta dan Kab Kulon Progo). Satu lagi yang membuat kami lebih mantap adalah ketika temen - temen guru dari berbagai kabupaten selain Bantul dapat mengambil sertifikat pada saat itu juga. Sehingga mereka pulang workshop dapat membawa sertfikat sekaligus, jadi tidak perlu datang lagi ke sekretariat di kemudian hari. Kasihan kan kalau harus datang lagi padahal daerahnya jauh dari sekretariat. Dan untuk menunjang kelengkapan tersebut panitia sudah mempersiapkan surat undangan workshop dan juga jadwal kegiatan workshop yang sekarang ini digunakan untuk melengkapin bukti fisik dalam SKP atau PAK.
   Oleh karena itu silahkan ambil atau download file - file yang diinginkan, semoga berkenan dan sesuai dengan yang diinginkan:
  • Surat Undangan workshop
  • Jadwal Kegiatan workshop

Kamis, 05 Maret 2015

WORKSHOP PENGEMBANGAN KARIER GURU

   Hari Minggu, 8 Maret 2015 kita akan mengadakan Workshop Pengembangan Karier Guru : Menuju guru yang bermartabat, sejahtera dan profesional. Dengan harapan melalui workshop tersebut para guru terbuka pikiran dan hatinya bahwa akhir - akhir ini guru mesti berkarya dan profesional. Untuk tujuan tersebut panitia Forum Peduli Profesi Guru (FPPG) menghadirkan para nara sumber yang berkompeten seperti :
1. Drs, H. Totok Sudarto, M.Pd, selaku kepala sekolah beliau akan mengupas kebijakan pemerintah tentang pendidikan. 
2. Ganesha Operation, selaku sponsor akan diberikan waktu untuk menyampaikan materi Be the best educator
3. Darsiti, M.Pd, Tim Penilai Angka Kredit (TIM PAK) yang akan menyampaikan materi tentang Pengembangan Kinerja Berkelanjutan.
4. Ramea Agus Purnomo, eks Guru Prestasi, Pengawas yang akan menyampaikan materi tentang cara membuat diktat dan Panduan Guru.
5 Suprihatin, M.Pd, Guru Prestasi, Kepala Sekolah, Pengawas yang akan menyampaikan Karya Tulis Ilmiah dan membuat Buku.
Tentu saja tidak hanya materi saja yang kita berikan tetapi berbagai doorprize dari beberapa sponsor juga akan kita berikan. Biar para peserta tidak gelo (kecewa) datang jauh - jauh dan hari Minggu lagi. Harapan panitia di samping mendapat ilmu yang berbagai macam juga mendapat keuntungan yang lain. Pokoknya jangan sampai peserta rugi datang. 
  Untuk kontribusi juga kami kasih yang murah, hanya dengan uang 50ribu rupiah mereka akan mendapat beberapa fasilitas. Fasilitas yang akan diperoleh peserta adalah Sertifikat, Lunch, Bolpoint, Blocknote, dan map. Jadi engga rugi kan? Semoga tidak dan semoga kegiatan berjalan lancar dan sukses. Amin

Selasa, 03 Maret 2015

HARI - HARI YANG INDAH

   Aduh ini acara ga ada habisnya. Mungkin itu yang terbersit dalam hati anda jika mengalami menunpuknya tugas atau kegiatan yang ada. Tetapi mari kita renungkan lagi, bukankah kita kalau menganggur mencari pekerjaan? Lalu mengapa ketika kita keteteran dan overload dengan pekerjaan kita mengeluh? Lucu ya? He..he Bayangkan orang - orang yang tidak mempunyai kegiatan kalau dia tidak tahan imam, mungkin ia akan melakukan kegiatan yang negatif. Jadi bersyukurlah kalau anda mempunyai banyak pekerjaan yang harus dilaksanakan. 
    Sama seperti apa yang terjadi pada penulis dan ini harus disyukuri. Hari ini, Selasa 3 Maret 2015 penulis menjalani hari - hari yang padat merayap he..he. Mulai dari jam 07.00 pergi ke sekolah kemudian ada undangan. Ga tanggung - tanggung undangan ad 2 yaitu satu ke Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Bantul. Di sana penulis membahas tentang program Ellis yaitu program bagi SMP - SMP. Dimana SMP - SMP tersebut dapat bantuan komputer dan program bahasa Inggris. Dari bantuan tersebut sekolah - sekolah dipantau untuk menjalankan program aplikasi bahasa Inggris Ellis. Nah di SMPN 2 Bambanglipuro nampaknya berjalan kurang memuaskan dengan indikator dari penyelenggara bahawa SMPN 2 Bambanglipuro kurang aktif dalam menalankan programmnya.
    Lalu undangan yang kedua SMPN 3 Bantul. Untuk urusan yang di SMPN 3 Bantul, penulis bersama beberapa guru dan kepala sekolah mereview dan edit soal - soal UTS. Aku datangnya agak telat sih karena harus menghadiri undangan di dinas tetapi biarlah mau gimana lagi? Untuk undangan ke dinas, aku sempat ditelpon dari pejabat dinas karena belum datang. Dan memang niatku tidak akan menghadiri undangan di dinas sebab sudah ada 2 teman yang mewakili. Jadi nambah - nambah beban anggaran saja kan? Bagaimanapun aku akhirnya datang karena sudah ditelpon ke sekolah, semua orang bilang ke aku dapat telepon dari dinas. Akhirnya kuputuskan untuk mendatangi kedua undangan tersebut karena memang hari itu hari yang tersibuk dan hari yang indah bagiku.

Jumat, 27 Februari 2015

PERUBAHAN ITU PASTI TERJADI

   Siapa sih orang yang tidak mau berubah, hanya orang - orang yang mencintai kemapanan (status quo) yang ingin bertahan dalam nyamannya. Padahal kalau ia mau berubah mungkin nasib dan kemampuan akan bertambah dan semakin baik. Ketakutan yang membuat mereka enggan berubah dan menerima hal baru. Keasyikkan dengan kondisi sekarang dan mungkin juga ada ketakutan kehilangan posisi atau power yang telah dimiliki. Nah.. kondisi yang tidak mau berubah seperti inilah yang menghambat dirinya atau program yang telah direncanakan menjadi mandeg. Perlu perubahan mindset terhadap orang - orang yang berpikiran seperti itu. Jika ada orang bilang "kenapa harus begitu, begini saja sudah bisa" maka itu menjadi salah satu indikator bahwa seseorang tersebut memang telah tertutup pikirannya tentang hal baru.
   Hal baru semestinya disambut dengan baik, sebelum dicoba jangan beropini atau jangan negative thinking. Memang ada cara yang manjur untuk mengantisipasi orang - orang yang status quo ini, yaitu dengan meninggalkan mereka yang tidak mau di ajak maju. Biarkan mereka asyik dengan dirinya sendiri dan dunia, selama itu tidak mengganggu program yang digulirkan. Karena kadang percuma ketika kita harus mencurahkan pikiran, tenaga dan energi, tetapi itu ternyata sia - sia saja. Lho ngapaian kita harus bersusah payah merubah seseorang itu, kalau dia sendiri tidak mau berubah.
   Membiarkan orang - orang yang tidak berubah ini, akan membuat mereka merasa tertinggal, dikucilkan dan bodo sendiri. Nanti pada akhirnya ia akan terbujuk untuk ikut ketika teman - temannya juga ikut. Atau kalau memang diperlukan maka dibuatkan atau diterbitkan sebuah peraturan atau surat keputusan yang mewajibkan semua orang untuk melakukan. Dengan peraturan tersebut maka ia akan terpaksa atau dengan kerelaaan untuk melakukan dengan baik. Pada akhirnya dengan pemaksaan itu ia akan biasa dan  setelah biasa hal itu menjadi gaya hidup atau kebiasaan yang baik. Mau ga mau akhirnya ia berubah karena lingkungan dan pimpinan memaksanya untuk berubah. Ya..jelas semua perlu dinamis ada perubahan untuk mengikuti perkembangan jaman. Masak dunia berubah dengan pesat, kita masih terkotak dan terkungkung dengan pikiran kita yang sudah uzur. Kali mau maju ayo..sambut perubahan dan rasakan perbedaan yang terjadi dalam hidup kita karena perubahan itu pasti terjadi maka siapkan diri untuk memahami dan menyambut sepenuh hati.

Kamis, 26 Februari 2015

SUKSESI KEPEMIMPINAN

    Tanggal 21 Februari 2015 telah dilaksankan suksesi atau pergantian kepemimpinan di SMPN 2 Bambanglipuro. Memang suksesi seperti ini bukan hal yang baru, malah hal biasa untuk kalangan pendidik. Bagi seorang kepala sekolah hal yang wajar bila ia setiap 4 tahun sekali akan pindah bertugas dari satu tempat ke tempat yang lain. Tergantung surat tugas mengirimnya kemana. Kalaupun ke tempat yang jauh, pasti harus dilaksanakan sebab sekarang ini sejauh apapun tetap saja masih dalam lingkup daerah tersebut karena sekarang menganut program otonomi daerah. Artinya bahwa kepala daerah mempunyai wewenang mengangkat, memberhentikan dan menugaskan pegawainya kemanapun tempat yang membutuhkan. 
     Demikian juga yang terjadi di SMPN 2 Bambanglipuro, hampir menginjak 2 tahun kepemimpinan Bapak Drs. Surur beliau digantikan oleh Dra. Denok Widarti, M.Pd, M.A. Bapak Surur tidak mengepalai SMPN 2 Bambanglpuro selama 4 tahun, bukan karena ada apa - apa. Tetapi beliau sudah saatnya pensiun, tepat bulan April 2015, tanggal 2. Biarpun hanya 2 tahun tetapi banyak perubahan dan kemajuan yang telah beliau lakukan. Banyak program yang sebelumnya tidak dilakukan, beliau lakukan seperti pembelian LCD utk setiap kelas, pelaksanaan kelas Unggulan, mengikuti berbagai macam lomba, pembangunan gedung dan lain - lain. Banyak yang dipelajari dari sosok bapak Surur, untuk ukuran seorang kepala sekolah, beliau termasuk orang yang jujur, berani dan cepat bertindak. Itu menurut pendapatku. Dan seorang pemimpin yang jujur, berani dan mampu bertindak cepat sangat dibutuhkan oleh warga sekolah untuk membawa sekolah tersebut lebih maju dan jaya.
     Itu pendapatku karena aku merasa lebih intens bertemu dan berdiskusi dengan beliau dibandingkan para guru yang lain. Sebagai atasan sosok beliau adalah pribadi yang enak diajak berdisksui dan beliau juga orang yang anti kritik, selama kritik itu disampaikan dengan sopan dan masuk akal. Agak sedih juga ketika bapak Surur harus pensiun dan tidak mengajar lagi. Aku merasa kehilangan seorang guru, atasan yang nyaman dan mengasyikkan untuk diajak diskusi. Menurutku beliau atasan yang visioner dan punya integritas, itu yang dibutuhkan seorang bawahan seperti aku. Dengan atasan yang visioner, mempunyai visi yang jelas dan visi ke depan serta berintegritas maka bawahan akan semakin mantap melaksanakan program - program yang telah tersusun. Ini termasuk pribadi yang langka, bahwa masih ada pemimpin yang bisa dijadikan panutan dan berkiblat. Kalau seperti itu maka sebagai bawahan tidak akan mempunyai rasa curiga terhadap atasan dan juga tidak punya pikiran negatif terhadap pemimpin. Sebab pemimpinnya bisa diandalkan dan dijadikan contoh. Semoga pemimpin - pemimpin yang dapat meniru, minimal mempunyai karakter yang sama, karakter yang futuristik dan berintegritas.

Senin, 23 Februari 2015

Hari Raya Idul Adha

Proses Penyembelihan Hewan Qurban
Hari ini Selasa, tanggal 8 November 2011 SMPN 2 Bambanglipuro mengadakan acara penyembelihan hewan qur'ban. Nampaknya hal ini perlu diagendakan untuk dilakukan semua kelas baik kelas 7, 8 dan kelas 9 tiap tahun. Betapa anak-anak sangat menikmati acara. Lihat saja mereka mempersiapkan alat masak untuk memasak hewan qurban mereka. Dengan semangat 2011 mereka membawa kompor gas, peralatan dapur dan hiasan untuk penyajian. Sangat fantastik, semoga kita masih dapat bertemu lagi dengan Hari Raya Idul Adha. Memang hari raya Idul Adha jatuh pada tanggal 6 November 2011 tapi katanya sich kita masih dapat merayakan pada tanggal-tanggal tasryik, khususnya untuk penyembelihan hewan Qurban. Alhamdulillah ya...hari ini kita dapat mempersembahkan hewan sapi untuk dikorbankan, ini semua karena kerjasama yang baik antara para stake holder sekolah dan tentunya anak-anak. Anak-anak ayo...semangat buat masakan yang TOP BGT. Ok?
     Di samping ini adalah proses penyembelihan hewan Qurban, mau tau kenapa penulis tidak ada dalam foto? ya...betul karena penulis yang memfoto gambar tersebut sehingga tidak ada gambarnya. Harap maklum saja ya? Lagian juga ga penting - penting amat photo saya muncul. Biar penasaran maka saya tidak muncul he..he. Kalau dalam sebuah kisah film itu biasanya lakon itu muncul pada akhir - akhir kisahnya. Sebagai lakon gitulah, dia muncul seperti hero yang akan beraksi di akhir - akhir cerita sebagai orang yang ditunggu - tunggu. he..he.

MERINTIS CYBER CLASS DI SAAT LIBURAN

    Hal cukup menantang jika kita mampu menciptakan cyber class bagi siswa kita, apalagi jika dilakukan dalam masa - masa liburan. Artinya biarpun mereka baru libur tetapi ingat dengan materi pelajaran. Kalo bisa liburan yang edukatif sebab jika tidak dilakukan hal tersebut, banyak para guru yang mengeluh dengan sikap siswa setelah mereka libur panjang. Mereka, para siswa biasanya kalo habis liburan semangat belajarnya menurun, atau paling tidak kurang greget dalam belajar. Makanya hal seperti ini perlu menjadi perhatian kita semua sebagai guru. Apakah anda setuju? 
      Membuat cyber class bukan hal yang mudah tetapi juga bukan hal hal sangat sulit, tinggal kemauan untuk belajar. Kita tinggal pilih mau pakai aplikasi apa? Ada moddle, psikologi, Edmodo atau yang lain. Tinggal pilih mana yang sesuai untuk anda berdasarkan kemampuan dan kemauan. Yang jelas kalau bisa yang bisa digunakan untuk kelas tertutup, jangan terlalu terbuka seperti facebook atau twiteer. Kedua media sosial tersebut terlalu riskan digunakan untuk kelas maya. Kenapa? Karena ketika memberikan tugas atau penilaian maka hampir semua group yang tergabung akan mengetahui hasilnya. Sehingga tidak bisa menjamin kerahasiaan. Bagaimanapun kita perlu menjaga nama baik siswa kita dan juga harga dirinya. Kita tidak mungkin mempermalukan siswa kita di muka umum/ forum kan?
     Setelah anda memilih salah satu aplikasi di atas, silahkan pelajari dan sosialisasikan di kelas atau di depan para siswa. Setelah mereka mengetahui aturan - aturan dan teknik menggunakan maka pas hari libur anda bisa memulai meng-upload materi dan juga tugas - tugas. Alangkah baiknya juga jenis aplikasi ini yang dapat dihubungkan dengan mobile phone, khususnya SMS. Sehingga kalau ada tugas di share, maka siswa akan mengetahuinya melalui kiriman SMS yang diterima. Nantinya tidak ada lagi siswa yang beralasan tidak buka internet atau tidak tau kalau ada tugas yang diberikan secara online. Itulah kelebihan cyber class jika mau dilaksanakan, yang penting tetap kita juga harus menghormati liburan siswa. Tugas yang diberikan sesuaikan dengan kebutuhan dan tidak terlalu banyak menyita waktu siswa. Itu saja.

JALAN SEHAT SERAYU 2015


Istri and the Gank
Minggu, 22 Februari 2015, kampungku, Serayu mengadakan kegiatan jalan sehat dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) Karang Taruna "Tunas Harapan". Hari itu cukup meriah, karena hanya dengan uang Rp. 7.000,- sudah bisa ikut jalan sehat. Aku sendiri membeli 3 tiket utk keluargaku (aku, istri dan 1 anak). Pagi itu jam 07.00 WIB sudah banyak yang kumpul walaupun acara jalan sehat belum dimulai. Setelah jam menunjukkan jam 7.40 WIB acara mulai dibuka dengna pemotongan pita oleh bapak dukuh. Ga tau ide dari siapa itu, tetapi kayak latah dengan tradisi para pejabat Indonesia. Kalau tidak bisa dibilang lebay (baca: berlebihan). Tetapi biarlah memang begitulah Indonesia suka yang ceremonial berlebihan. Setelah pemotongan pita oleh bapak dukuh, acara dilanjutkan dengna jalan sehat. Jalan sehat mengambil rute jalan kampung,dari SD Serayu menuju dusun Sabrang Kali, Gedongan, melewati lapangan Trirenggo dan Jebugan kemudian kembali ke tempat semula. 
Tempat Pengumpulan Kupon Doorprize
     Kupon doorprize ternyata harus dimasukan dalam box yang berada di lapangan Trirenggo. Cukup cerdas aku rasa karena kalau dimasukan di tempat panitia, bisa - bisa cuma masukin tiket dan tidak ikut jalan sehat. Jadinya tidak sehat dunk. Kalau sudah begitu maka tidak berhasil dunk program pemerintah memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Ah..itu kan program pemerintah. Kembali ke progam pemuda yaitu jalan sehat, peserta cukup banyak bapak - bapak (yang ini tidak terlalu banyak), ibu - ibu nah ini yang banyak dan anak - anak. Anak - anak juga tidak terlalu banyak..wong mereka harus mempersiapkan diri untuk pintas di panggung kesenian. Panggung kesenian yang dipersiapkan untuk upacara HUT dan memeriahkan acara tersebut. 
   Setelah berjalan menurut rute yang ditentukan panitia, kami akhirnya sampai atau kembali ke tempat semula. Di tempat tersebut aku mendapat nasi kuning dan lauk - pauk serta segelas air mineral. Ya..lumayanlah untuk mengobati rasa lapar dan haus setelah berjalan kurang lebih 3 km. Setelah beberapa saat kami beristirahat, kegiatan selanjutnya segera dimulai. Hampir sama dengan acara dibelahan bumi manapun bahwa acara pertama adalah pembukaan. Kalau itu bukan tradisi luar negeri, maka hal itu menjadi tradisi di Indonesia. Seperti yang kita tau sambutan yang pertama dari ketua panitia, terus kepala dusun dan hiburan serta acara inti yaitu doorprize.
Ara in Action
Setelah sambutan - sambutan tadi, acara selanjutnya adalah hiburan tari - tarian dari anak - anak yang mengikuti les di paguyuban sekar pamujan. Sekar pamujan adalah semacam tempat les tetapi khusus untuk MC, Menyanyi dan Menari. Sekar pamujan ini sebenarnya didirikan belum lama, belum ada sebulan kayaknya, tetapi memang banyak anak - anak yang ikut les di situ. Jadi pada saat acara hiburan anak - anak, peserta tari dibagi dalam 2 kelompok: kelompok anak - anak TK kebawah dan anak - anak SD. Mereka semua menari dan menyanyi bersama - sama. Mereka nampak sangat menikmati.
    Setelah acara hiburan menari dan menyanyi selesai dilanjutkan dengan pengundian doorpirze. Untuk doorprize aku tidak pernah percaya bahwa namaku akan terpilih atau terpanggil. Belum pernah selama hidupku aku mendapat lotre atau undian. Aku ga tau kenapa. Mungkin namaku memang ga hoki atau memang Tuhan sayang padaku sehingga menjagaku agar tidak terkena barang - barang yang belum tentu kehalalannya. Kenapa tidak halal? Karena cara mendapatkannya dengan cara di lotre. Ok..kembali ke pengundian pertama, namaku atau nama keluarga ga ada yang muncul. Acara pengundian dihentikan dulu dengan diselingi hiburan, yaitu musik dangdut dengan penyanyi yang menurutku seksi. Mosok perempuan menyanyi memakai celana pendek sehingga seperti itulah. Wah..repot ini.
    Daripada menonton tontonan yang tidak baik untuk ditonton, aku memutuskan untuk pulang, sementara istri dan anak menungguinya. Mungkin menunggu doorprize. Aku akhirnya sampai rumah dengan berjalan kaki karena jarak rumah dan tempat acara tidak terlalu jauh. Beberapa saat kemudian istri dan anakku pulang menyusul sebelum acara selesai. Kita semua berada di rumah saja. Dari rumah kami (seolah -olah) mendengar nama kami di sebut. Tetapi biarlah daripada berlari - lari ke tempat acara dan sampai di sana sudah tidak bisa mengambil, karena terlambat, kami memutuskan untuk tetap bertahan di rumah. Tidak perlu mengejar doorprize, sebab bagi kami rejeki tidak akan tertukar. Jadi kalau sudah rejeki kita maka tidak ada orang yang mampu menahan atau menghentikannya. Itulah prinsip. Nah di sorenya, setelah acara selesai ada tetangga yang cerita bahwa memang nama kami di sebut dan katanya hadiah yang terakhir itu yang besar - besar. Jadi memang kami tidak beruntung dan kami tidak menyesal, memang itu bukan rejeki kami. Mungkin rejeki orang lain. TIdak ada penyesalan semua sudah ada garis hidup masing - masing. Benarkan?

DIMAS - DIAJENG SMPN 2 BAMBANGLIPURO (1)

Penulis dan Meilia (9E)
Setiap tanggal 20 tiap bulan, kabupaten Bantul mewajibkan para PNS (guru, TU dan Pegawai lain) untuk mengenakan pakaian tradisional. Nah bertepatan tanggal tersebut sekolah kita, SMPN 2 Bambanglipuro juga mengadakan pemilihan Dimas dan Diajeng tahun 2015. Hal tersebut dilakukan untuk memilih para kandidat yang mampu menjadi duta promosi SMP 2 Bambanglipuro. Yang nanti tugasnya adalah mempromosikan kelebihan dan keunggulan SMP kita dibandingkan dengan SMP - SMP yang lain. Mereka, para duta promosi akan mengiklankan SMP 2 Bambanglipuro pada siswa Sekolah Dasar.
     Hari itu sangat istimewa berhubung tanggal tersebut, kita mengadakan acara di atas, bertepatan dengan berdirinya kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Oleh karena itu hampir semua para pegawai di lingkungan pemerintahan Yogyakarta, mengenakan pakaian tradisional.
Penulis dan para fans
Nampak pagi itu para siswa bersemangat mengenakan pakaian tradisional. Ada yang memakai kebaya untuk yang putri dan yang putra mengenakan surjan. Tak lupa para putri mengenakan sandal selop, ada juga yang semangat sekali sampai merias wajah bak para pengantin putri. Malah ada juga yang mengenakan sanggul di rambutnya dan memasang bulu mata. Ah..pokoknya seru sekali.
      Para lelaki juga tak mau kalah, mereka memasangkan keris di pinggangnya, menambah gagah penampilan. Namun keseruan tersebut juga tidak terus meninggalkan jam pelajaran yang menjadi menu wajib. Mereka tetap mengikuti pelajaran sampai jam 8 pagi. Kata para guru, katanya sih, walaupun ada pelajaran para siswa tidak bisa konsen, mungkin terlalu bersemangat. Namun tak apalah yang penting mereka tetap ingat pelajaran Kemudian dilanjutkan seleksi para calon duta promosi dan Dimas Diajeng. Para juri memasuki setiap dan memilih para kandidat dengan cara mengamati secara fisik atau penampilan. Mereka memasangkan putri dan putra yang ada di kelas tersebut. Setelah selesai mendata dan memilih para calon. Mereka kembali ke kantor guru untuk membuat skema penilaian lanjutan. Mereka dipasangkan dengan kriteria para juri, jadi tidak boleh memilih sendiri pasangan yang dikehendaki. Semua ada aturan main sendiri, tidak boleh sembarangan. Ada tekniknya.
Kelas 9E in action with me
      Akhirnya jam 8 tepat mereka apel pagi, dengan berkumpul di halaman sekolah. Setelah sambutan sekilas dari bapak kepala SMPN 2 Bambanglipuro, Drs, Surur dilanjutkan pengumuman - pengumuman tentang kegiatan belajar mengajar hari itu dan juga di minggu - minggu berikutnya. Dan acara puncaknya..mungkin yang ditunggu - tunggu dan membuat acara semakin meriah yaitu acara Catwalk. Para kandidat duta promosi tadi diminta untuk berjalan di depan para siswa - siswi. Suasan menjadi gemuruh dan meriah dengan teriakan dan gelak tawa. Banyak para duta promosi yang cukup PD berjalan berdua tetapi ada juga yang masih malu - malu terutama, anehnya, yang putra. Padahal yang putri sudah bersemangat mau menggandeng tetapi yang putra menolak mentah - mentah. Saat itu ada banyak kandidat sehingga berjalan agak lama dan saat itu juga ada wartawan, koran maupun televisi, yang ikut meliput acara di SMPN 2 Bambanglipuro. Ah..andaikata tahun depan kita ulang lagi pasti sangat berkesan untuk para guru maupun para siswa.

Sabtu, 21 Februari 2015

AMT DI SMPN 2 BAMBANGLIPURO

Pak Eko Prasetyo, M.Psi - Edu Trainer
Hari Sabtu, 21 Februari 2015 merupakan hari yang sangat mengharukan sebab baru pertama kali ini  mengadakan event Acheivement Motivation Training (AMT) yang melibatkan orang tua. Artinya orang tua menunggui anaknya yang mengikuti AMT, dimana mereka di sadarkan untuk mencintai dan juga meningkatkan motivasi belajar. Sehingga harapannya nilai mereka, nilai Ujian Nasional mereka dapat meningkat signifikan. Mereka di sadarkan se-sadar sadarnya, senangis nangisnya sehingga di akhir acara hampir seluruh siswa dan orang tua menangis dan berpelukan mencurahkan segala uneg -uneg yang selama ini ada.Ugh..semua nampak keharuan termasuk bapak - ibu guru juga terhanyut dengan isi materi Pak Eko Prasetyo, M.Psi. Luar biasa sedih, sendu dan mengharu biru.  Semua merasa terhanyut dan larut dalam kesenduan hari itu.
   Acara diawali dengan motivasi dari Ganesha Operation yang disampaikan dengan bagus oleh pak
Anak - anak hanyut dalam sugesti Pak Eko
Fajar selama kurang lebih 1 jam. Kemudian dilanjutkan dilanjutkan sambutan oleh kepala SMPN 2 Bambanglipuro, Drs. H. Surur yang mengupas tentang Ujian Nasional. Karena memang acaranya adalah sosialisasi Ujian Nasional dan dilanjutkan AMT. Dari data tamu undangan atau orang tua yang hadir hampir 90% orang tua hadir. Ini memang yang diharapkan agar bisa disatukan antara visi anak, visi orang tua dan visi sekolah sehubungan dengan Ujian Nasional. Dengan kesamaan keinginan tiga aspek itu maka hambatan yang menghadang bisa dicarikan solusi secara bersama. Ketiga unsur tersebut bisa saling mendukung dan mensukseskan agenda UN dengan nilai yang maksimal. Acara terakhir yaitu acara inti adalah AMT, dimana siswa diajak untuk merenungi tentang tujuan mereka dalam belajar mengajar. Bagaimana mereka harus menghargai orang tua dan para guru. Tanpa orang tua dan guru mereka tidak mungkin mencapai kesuksesan dalam hidup ini. 
Suasana haru Ayah - Anak
Mereka distelkan lagu - lagu yang beatnya sama dengan detak jantung, kemudian dipilihlah lagu yang mempunyai hentakan yang pelan dan ketukan tertentu yang bisa menghanyutkan perasaan. Jadi wajarlah bila para siswa satu - persatu terjatuh, posisi semula mereka adalah duduk dengan kaki lurus ke depan, kemudian mereka mulai rebah pelan ke belakang. Atraksi selanjutnya pak Eko mensugesti dengan kehadiran orang tua, terutama seorang ayah yang datang denga segala pengorbanan. Kemudian ayah tadi pelan - pelan pergi meninggalkan anaknya. Nah ... disinlah anak - anak mulai menjerit histeris karena ditinggalkan ayahnya. Ketika anak - anaknya menjerit dan menangis, para orang tua yang berada dilantai atas melihat dan ikut menangis.
     Kemudian pak Eko menenangkan kembali para siswa ke keadaan semula. Setelah tenang pak Eko kembali mensugesti dengan menghadirkan seorang sosok ibu. Sosok ibu datang dengan semua kelebihan dan keterbatasan, dia datang dengan perjuangan yang super hebatnya ke anak. Kemudian ibunya juga pelan - pelan meninggalkannya. Kembali para siswa menjerit histeris, sekeras - keras karena tanpa mereka sadari, mereka ada yang menangis meraung - raung. Setelah itu pak Eko menenangkan kembali. Suasana kembali tenang dan hening. Terakhir pak Eko mensugesti anak tentang perjuangan dalam mengerjakan UN. Dan akhirnya mereka berhasil mencapai kelulusan UN dengan nilai maksimal. Semoga happy ending untuk semua.


Jumat, 20 Februari 2015

TAMAN BACAAN MASYARAKAT "KIRANA"

    
Tempat TBM
Mimpi yang lama terpendam, akhir - akhir ini mulai muncul untuk direalisasikan. Walaupun banyak kendala tetapi biarlah kendala itu menjadi tantangan yang harus dicarikan solusinya. Ya..benar mimpi memiliki Taman Bacaarn Masyarakat (TBM) di dusunku, Serayu Rt.02 Bantul. Biarpun belum banyak buku yang tersedia, biarpun belum luas tempatnya dan belum banyak anak - anak yang datang. Ga masalah, namanya juga merintis TBM. Tetap semangat dan tetap solusi termasuk jumlah koleksi buku terus ditingkatkan, karena memang itulah salah satu daya tarik para pengunjung. Hal yang membuat saya trenyuh dan membulatkan tekad untuk membuat TBM karena memang mereka (Anak - anak dan Ibu Rumah Tangga) butuh kegiatan yang bermanfaat.
Kegiatan di TBM
Saya berpikir berhubung jumlah koleksi belum banyak, salah satu cara untuk menarik minat mereka adalah mengadakan kegiatan yang menarik seperti:
  1. Hari Selasa : Setiap Selasa diadakan kegiatan belajar bahasa Inggris, karena kebetulan saya adalah seorang guru bahasa Inggris. Ya..sekalian share ilmu ke anak - anak. Nampaknya anak - anak suka bahasa asing, khususnya bahasa Inggris.
  2. Hari Kamis : Setiap Kamis diadakan kegiatan belajar menggambar, walaupun saya bukan ahli menggambar tetapi kalau hanya untuk membedakan lukisan yang bagus dan kuran bagus aku cukup bisa.
  3. Hari Minggu : Nah..di hari Minggu, atau setiap hari Minggu di adakah kegiatan menulis, mereka (anak - anak) dibebaskan untuk menulis apa saja. Bisa puisi, cerita atau tulisan yang lain, pokoknya mereka berlatih menulis. Nanti yang tulisannya bagus akan di kirimkan ke koran lokal atau majalah lokal, Provinsi DIY.
Terus hari lainnya ngapain? Untuk hari yang laen mereka bebas, artinya mereka bisa baca buku dan meminjam buku yang ada atau yang tersedia. Orientasi dari pendirian TBM ini adalah diperuntukan bagi anak - anak, remaja dan ibu - ibu. Khusus untuk anak - anak dan remaja kegiatan yang dirancang dan dilaksanakan seperti tersebut di atas. Sementara untuk ibu - ibu nantinya kerja sama dengan ibu - ibu PKK atau Dharma Wanita, dengan harapan TBM dapat meminjamkan buku - buku yang dapat meningkatkan kualitas ibu - ibu. Kualitas yang dimaksud bisa saja para ibu ikut membantu perekonomian keluarga dengan menciptakan atau membuat kreasi yang bernilai jual. Dengan kegiatan tersebut maka TBM mempunyai nilai lebih dan para ibu merasa diuntungkan dengan keberadaan TBM. Sehingga kalau mereka datang dengan anak - anaknya maka keduanya (ibu dan anak) dapat berkembang bersama - sama. Itu adalah salah satu misi visi TBM Kirana memberi manfaat bagi semua walaupun untuk buku - buku yang menunjang kemajuan tersebut belum ada. Tetapi bisa diagendakan nanti dengan mengundang narasumber yang kompeten untuk mengajar mereka tetapi tetap tempatnya di TBM. Semoga