Jumat, 11 Juli 2014

TRY OUT SD se-DIY tahun 2014

   Hari Minggu 13 April 2014, SMPN 2 Bambanglipuro bekerjasama dengan Neutron Cab Bantul mengadakan TRY OUT SD se-DIY. Baru kali ini kita mengadakan Try Out untuk Sekolah Dasar. Dengan anggota TIM yang 'seadanya' yaitu penulis, Bapak Projo Sukardi, M.Pd, Ibu Kurnia Rusmawati, S.Pd, Ibu Rusti Hartini, S.Pd dan Ibu Nugrahani Sri Lestari, S.Pd acara tersebutpun terlaksana dengan sukses. Kami mampu memberikan hadiah yaitu untuk juara pertama kami memberikan uang sebesar Rp. 300.000,- Juara kedua sebesar Rp. 200.000,- dan Juara ketiga Rp, 100.000,-. Di samping itu kami juga memberikan trophy dan sertifikat juara.
  


    Dalam kegiatan TRY OUT tersebut kami juga memberikan kesempatan siswa kelas 8E untuk mengembangkan potensi jiwa enterpreniurship. Mereka kami tawarkan kesempatan untuk berjualan di dalam acara tersebut. Tentu saja dagangana atau makanan yang mereka jual juga harus sesuai dengan selera adik - adik siswa SD. Untuk meningkatkan motivasi dan rasa tanggun jawab, kami memberikan subsidi atau pemberikan modal sebesar Rp. 50.000,- dengan catatan bahwa mereka harus mengembalikan uang tersebut setelah selesai acara Try Out. Pengembalian modal itu tidak ada bunga ataupun bagi hasil jadi siswa tadi hanya mengembalikan uang yang dipinjamkan sedangkan sisinya merupakan laba yang diperoleh siswa yang mungkin saja akan dibagi bersama dalam satu kelompok.



  Untuk pengawasan kami memang membutuhkan banyak, oleh karena itu kami meminta pertolongan para siswa kelas 7E untuk menjadi pengawas. Tentu saja kami harus bertanggung jawab tentang konsumsi mereka dan Hr. Tidak mungkinlah kami 'memperkerjakan' mereka dengan gratis dan sudah pasti kami pikirkan. Namun penulis yakin disampaikan hal tadi mereka dapatkan, mereka juga pasti mendapatkan leadership atau jiwa kepemimpinan. Karena mereka hanya menghandle kelas yang berisi para siswa SD, yang kemungkinan juga lebih besar daripada mereka. Itulah target kami yang sebenarnya yaitu mendidik mental mereka supaya siap untuk memimpin dan menangani sebuah kelas. 

SELEKSI KELAS UNGGULAN

 
Tahun ini ada yang beda dengan seleksi kelas unggulan, karena kami tidak menggunakan hasil tes IQ sebagai salah satu variabel penilaian. Kalau tahun yang lalu, ada 5 variabel penilaian untuk seleksi siswa masuk kelas unggulan yaitu ujian tulis (terdiri dari 80 soal dari 4 mata pelajaran UN), ujian praktek bahasa Inggris, ujian praktek komputer, wawancara dan tes IQ. Kita berencana bahwa nanti tanggal 14 Juli 2014 sudah terbentuk kelas yang baru, sehingga kamipun harus bekerja keras untuk melaksanakan tes seleksi kelas unggulan di hari - hari libur sekolah. Jadi habis penerimaan siswa baru diumumkan maka dilanjutkan dengan tahap - tahap seleksi kelas unggulan. 
   Pertama adalah Ujian tulis yang dilaksanakan pada tanggal 9 Juli 2014 yang diikuti semua siswa baru yang diterima yang terdiri dari 16 siswa KMS (Keluarga Miskin Sejahtera) dan 144 siswa reguler. Ujian tulis dimulai jam 08.00 WIB dan selesai jam 10.00 WIB (selama 120 menit) dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA. Setiap mata pelajaran terdiri dari 20 soal pilihan ganda, siswa tinggal memilih salah satu opsi yang benar dari 4 pilihan yang diberikan.
   Hari kedua yaitu Kamis, tanggal 10 Juli 2014 diberikan pengumuman tentang hasil ujian tulis. Dari pengumuman tersebut hanya diambil 65 siswa untuk mengikuti ujian selanjutnya yaitu ujian praktek bahasa Inggris dan ujian praktek komputer. Ujian praktek tersebut dilaksanakan hari itu juga karena untuk mempercepat proses seleksi. Untuk ujian praktek bahasa Inggris siswa diharapkan untuk maju satu persatu diwawancara dalam bahasa Inggris. Bagi siswa yang sudah memperoleh materi bahasa Inggris di Sekolah Dasar, maka tidak akan menjadi masalah wawancara bahasa Inggris. Tetapi bagi siswa yang tidak mendapatkan pelajaran tersebut pasti akan mengalami kesulitan walaupun pertanyaan - pertanyaaan wawancara tidak terlalu sulit. Bagaimanapun bahasa Inggris adalah bahasa asing.
  
Hari ketiga, Jum'at tanggal 11 Juli 2014 tahap terakhir yaitu wawancara. Dalam sesi wawancara kita mengharapkan untuk orang tua dan anaknya ada dan hadir dalam wawancara dengan tujuan agar sinkron antara minat siswa dan keinginan orang tua. Dengan kondisi tersebut maka dalam perjalanannya nanti tidak akan menghambat aktifitas kelas unggulan karena ada kesepahaman orang tua dan anak.
  Hari ini Sabtu, 12 Juli 2014 adalah pengumuman 32 siswa kelas unggulan yang terpilih. Walaupun peminat melebihi kuota tetapi tetap saja kita hanya memilih 32 siswa dari 65 siswa terpilih sebelumnya.

Rabu, 25 Juni 2014

KENAIKAN KELAS

    Ada yang beda dengan pengumuman kenaikan kelas pada tahun ini. Kalau pada tahun - tahun sebelumnya pengumuman kenaikan kelas sesuai kalender pendidikan, untuk tahun ini dimajukan. Rencana semula di kaldik hari Sabtu, tanggal 28 Juni 2014, maju menjadi hari Kamis tanggal 26 Juni 2014. Kenaikan kelas idealnya memakai pola yang diterapkan oleh para guru anak saya, para guru SD tersebut membuatkan penghargaan kepada semua siswa jadi bukan hanya yang rangking tetapi seluruh siswa dalam kelas tersebut. Jadi semua siswa dipesankan dan diberikan trophy/piala dengan ucapan Selamat atas Prestasinya. Hebatkan?
     Di antara para guru selalu menuntut dan mewajibkan setiap peserta didik untuk meningkatkan prestasinya, apa pernah kita benar - benar menghargai prestasi tersebut? Pernahkah kita bayangkan seorang siswa telah berusaha sekuat tenaga untuk mendapat nilai dan prestasi  tetapi tetap saja nilainya segitu - gitu aja. Kita cenderung menghargai siswa/anak kita ketika dia mendapat nilai yang tinggi atau juara padahal kita tetap menghargai seberapapun nilai yang dicapai siswa. Seberapapun tinggi kemajuan tersebut kita perlu mengapresiasinya. Proses perlu kita hargai, proses perlu kita apresiasi sehingga anak kita mendapatkan semua nilai tersebut dengan proses yang tepat dan baik.

Senin, 23 Juni 2014

PERPISAHAN SEKOLAH 2014

    Sabtu, 14 Juni 2014, SMP Negeri 2 Bambanglipuro mengadakan acara perpisahan bagi siswa kelas IX tahun pelajaran 2013 - 2014. Berbeda dengan tahun - tahun sebelumnya perpisahan kali ini sekolah mengundang bintang tamu Sastromoeni Band dari Universitas Gajah Mada (UGM). Band yang katanya terdiri dari para mahasiswa UGM ini menyajikan sajian lagu - lagu yang konyol dan lucu.
Di samping artis tamu, sekolah juga tidak lupa menyajikan pentas seni dari siswa - siswi SMN 2 Bambanglipuro yang sudah terseleksi sehingga hanya beberapa sajian saja seperti tembang mocopatan (Galih Aji), Seni Tari dan Karawitan, Band dan Peragaaan Busana Batik dimana baju yang mereka kenakan adalah hasil karya mereka sendiri. Sehingga mungkin mereka sangat bangga dengan momen tersebut dengan kesungguhan dan mau dandan habis - habisan untuk acara tersebut.
   Pada kelulusan tahun ini, siswa SMPN 2 Bambanglipuro dapat lulus 100% dan menempati ranking 9 se-kabupaten Bantul dengan rata-rata nilai 31.57, nilai tertinggi 28.25 dan nilai terendah 17.50. Hampir semua mata pelajaran, tepatnya 4 mata pelajaran Ujian
Nasional mengalami peningkatan tetapi mungkin karena hampir semua sekolah juga mengalami sehingga sekolah kami 'hanya' menduduki ranking 9. Padahal di tahun - tahun sebelumnya sekolah kami rangkin 7 dan sebelumnya rangking 3 tetapi sekarang mengalami penurunan walaupun segala usaha sudah dicoba dan dilakukan.

Minggu, 22 Juni 2014

DIKLAT SOFTWARE RAPORT

     Hari Senin, 23 Juni 2014, penulis mendapat kesempatan untuk mengikuti acara pelatihan pemanfaatan software raport. Ini hal baru dan mungkin menjadi terobosan baru bagi pendidikan SMP khususnya pendidikan di kabupaten Bantul. Ada sekitar 30 orang/operator yang dilatih untuk menguasai software raport ini. Penulis agak telat sich untuk datang, tapi cuma beberapa menit dhink. Walaupun telambat nampaknya dapat mengikuti wong cuma install aplikasi saja.
Nah yang lama adalah menunggu nomor registrasi, yah mungkin karena software ini beli dan ada yang jual jadi ya menjadi kegiatan bisnis yang menjanjikan. Pelatihan dimulai jam 09.00 WIB dan sampai jam 09. 20 WIB belum dimulai untuk memberi nomor registrasinya.
       Untuk no registrasi harus dimintakan kepada 'penjual aplikasi' jadi ya percuma kalo saja saya  berikan Aplikasi Raport ini. Tetapi minimal kita ( saya dan pembaca ) dapat ilmu baru tentang teknis dan cara yang praktis untuk membuat raport. Selama ini harus kita akui bahwa setiap wali kelas harus kerja lembur untuk memasukkan nilai dan memberikan deskripsi kemampuan siswa. Jadi mungkin aplikasi ini menjadi penolong dan mempermudah para wali untuk membuat nilai karena semua range atau kriteria sudah tersedia dalam aplikasi tersebut. 
      Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh instruktur, nanti setiap siswa akan mendapat sedikitnya 6 lembar setiap semester. Enam lembar tersebut mulai dari halaman awal (cover), data diri/biodata siswa dan lain - lain. Ini hampir mirip dengan nilai yang diterapkan di tingkat perguruan tinggi yang menggunakan Indek Prestasi Kumulatif (IPK) nilai tinggi 4.
Dalam aplikasi ini memuat dan diberikan 5 tombol yaitu Master, Akademi, Laporan, Tools dan Koneksi. Pada tombol Mater tersebut memuat 8 bagian yaitu Profil Sekolah dan Setting Program, Mata Pelajaran, Deskripsi MAPEL, Ekstra Kurikuler, Petunjuk Raport, Kelas, Tahun Pelajaran dan Wali Kelas. 
         Aplikasi ini sebenarnya hadir dalam berbagai versi ada yang versi Excell tetapi karena ini kebijakan MKKS Kabupaten Bantul maka mau tidak mau kita harus menggunakan. Sayangkan harga mahal tetapi tidak digunakan..wong beli mahal - mahal kok. 

Kamis, 19 Juni 2014

GANTUNG DIRI

      Tetanggaku, Kamis, 19 Juni 2014 mengakiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali rafia. Aku tidak habis pikir karena dilihat dari penampilan, ketaatan dan ucapan, dia termasuk orang yang kuat agamanya. Cuma analisa sekilas yang dapat aku berikan adalah hal itu disebabkan karena menantunya yang tidak sensitif dengan mertuanya. Sejak kedatangan menantunya dengan 2 anak, dulunya cuma 1 anak terus melahirkan di rumah tersebut dan sekaran 2 anak. Sekitar kurang lebih 3 bulan bapak Fatur selalu menggendong cucunya tanpa bisa melakukan aktifitas yang dia sukai seperti ia tidak bisa mendengar musik kesukaannya (dia biasanya menyetel musik begitu kencangnya sampai seperti di pasar malam, dan aku di depan rumahnya sudah biasa itu), tidak bisa menonton televisi khususnya menonton sepak bola ( dia termasuk maniak dengan bola) dan terakhir yang juga termasuk penting istrinya (bu Sum) selalu tidur bersama cucunya sehingga hubungan suami istri tidak berjalan.
      Background pak Fatur memang kadang sering kumat 'faham' nya, biasanya menjelang puasa ia kan lebih khusyuk dibandingkan hari - hari atau bulan - bulan yang lain. Dan selama ini tidak masalah serta baik - baik saja karena tetangga, termasuk aku dan keluarga sudah tau serta menyadari. Nah setelah datang menantunya ia harus momong cucunya yang ia bawa kesana - kesini, digendong. Bu Sum lebih parah lagi dia harus memandikan kedua cucunya, menyiapkan makan cucu, mantu dan suaminya yang ternyata berbeda beda (untuk anak mantu dia tidak suka makan makanan yang menggunakan bumbu masak/mecin) setelah memasak bu Sum harus mengantar makanan tersebut ke kamar menantunya. O..sungguh terlalu.
      Kejadian tersebut terjadi setiap hari dan mungkin ini tidak membuat betah pa Fatur sehingga ia gelap mata dan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Dia gantung diri saat pagi hari sehingga tidak banyak tetangga yang tau. Beberapa yang tau itu adalah istriku, ibu mertua dan anak cewekku, mereka harus ikut repot mencari tetangga untuk membantu menurunkan pak Fatur. Kalau ada orang banyak mungkin saja nyawa pak Fatur masih dapat ditolong tetapi karena semua serba terbatas dan mungkin juga sudah takdirnya meninggal dengan cara seperti itu...ya ada saja aral yang merintangi. Seperti susah mencari mobil untuk mengangkat korban menuju ke rumah sakit PKU Muh Bantul,  mendapat tabung oksigen ternyata tabung oksigennya macet dan susahnya menurunkan korban karena badannya yang besar serta menggantung di tempat yang agak tinggi. Wah...

SENDRATARI RAMAYANA

     Tanggal 12 Juni 2014, kami sebagai pengurus kelas Unggulan mengadakan kegiatan apresiasi seni dengan agenda menonton Sendratari Ramayana di candi Prambanan. Memang agenda ini baru pertama kali kita lakukan dan sungguh diluar dugaan ternyata banyak siswa dari berbagai kota dan provinsi berkunjung serta menyaksikan pertunjukan tersebut.
     Bagi kami tiket untuk umum cukup mahal yaitu Rp.100.000,- sedangkan untuk pelajar hanya Rp.30.000,-. Perbandingan yang cukup mencolok walaupun kamipun masih dapat potongan 10% bagi guru. Kami mengantar kelas 9E yang terdiri 30 siswa, karena 30 tiket maka kami dapat bonus 5 tiket free.
Tetapi kenyataannya banyak bapak ibu yang ingin ikut dan penasaran ingin menonton sedratari Ramayana. Kami berkumpul jam 17.30, yah..seperti inilah Indonesia masih ada saja yang terlambat. Kami menyarankan agar anak - anak sholat di sekolahan agar dapat mengejar waktu dan tiba di Teater Ramayana tepat waktu, tidak terlambat. Berhubung ada beberapa siswa yang terlambat datang berkumpul di sekolah maka kami tiba di candi Prambanan telat sekitar 5 menit. Jarak sekolah kami dengan candi Prambanan agak jauh maka butuh banyak waktu untuk perjalanan. Sesampainya di candi Prambanan, penulis harus mengurus tiket dulu tetapi anak - anak sudah bisa masuk duluan. Ternyata untuk urusan seperti ini, pihak Teater Ramayana tidak terlalu sulit dan tidak berbelit - belit sehingga semua bisa berjalan lancar.
      Sebagai guru kamipun tidak tega kalau hanya mengurusi soal menonton saja, maka kamipun mempersiapkan makan malam untuk anak - anak biar pulang dalam kondisi perut terisi.  Kasihan kan kalau mereka dibiarkan kelaparan..kan anak orang.
Di samping memberi makan malam, kamipun memberi uang saku sebesar Rp.10.000,- untuk jajan di obyek candi Prambanan sebelum, saat atau setelah pertunjukkan agar bisa menambah energi dan mengusir hawa dingin di pelataran candi Prambanan. Besar harapan penulis di tahun - tahun mendatang dapat dilaksanakan lagi dan bermanfaat bagi para siswa. Kalau bukan generasi muda kita, siapa lagi yang akan menghargai karya - karya anak bangsa.

BAZAAR SMA & SMK #2 TAHUN 2014

Baru tahun ini, tahun 2014, kami mengadakan bazaar SMA & SMK se-DIY selama 2 (dua) hari. Setelah kita cermati, analisis dan pertimbangkan, akhirnya kami memutuskan untuk melaksanakan bazaar selama dua hari yaitu hari Sabtu dan Minggu, tanggal 23 - 24 Mei 2014. Panitia yang agak lebih banyak dari tahun lalu dengan perhitungan bahwa event ini lebih besar daripada yang sudah sudah. Bayangkan saja untuk hari Sabtu, 23 Mei 2014 kami mengadakan Lomba Mewarnai untuk siswa TK se-DIY. Nah untuk keperluan promosi dan publikasi ke sekolah - sekolah kami membentuk TIM kecil yang terdiri dari para siswa yang akan mencari peserta Lomba mewarnai dan Lomba Menggambar serta mencari Sponsor. Dan hasilnya sungguh menggembirakan mereka dengan sukarela dan semangat pantang menyerah mendatangi TK, SD dan pihak sponsor untuk mendukung suksesnya acara tersebut. Alhamdulillah mereka dapat mengumpulkan sponsorship sebanyak 800 ribuan dan kita sebagai panitia juga memikirkan bagaimana caranya biar anak - anak tambah semangat. Oleh karena itu kami buatkan 2 kaos panitia yang dapat mereka pakai pada hari H. 
     Sementara untuk orang dewasa kami hanya membuatkan 1 kaos saja, toh masih ada kaos tahun lalu yang masih layak pake he..he. Pada hari pelaksanaan ternyata yang ikut bazaar hanya ada 5 SMK yaitu SMK Indonesia, Yogyakarta, SMK Muh Imogiri, SMK Muh Kretek, SMK Teknologi dan SMK Kesehatan. Walaupun peserta bazaar hanya sedikit tetapi seponsor ada banyak seperti Harpindo Jaya (Yamaha), Fatigon, IM3, Ganesha Operation dan beberapa sponsor internal (LKS, Rental Mobil dan lain-lain) Termasuk sponsor yang dicari oleh para siswa yaitu Art Manis, Roti Satria, Soto EJ, dan lain - lain. Alhamdulillah semua kekurangan dapat tertutupi oleh pihak sponsorship.
     Untuk hari Minggu,24 Mei 2014, kami mengadakan acara Senam Massal dari pagi, Lomba Menggambar untuk siswa SD kelas 4,5 dan 6 dan bagi - bagi doorprize seperti Stand fan, setrika, dispenser, dan lain - lain.